JawaPos Radar

Masih Kabur, 1.602 Napi di Sulteng yang Kabur Bakal Jadi DPO

12/10/2018, 01:55 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Masih Kabur, 1.602 Napi di Sulteng yang Kabur Bakal Jadi DPO
Ilustrasi tahanan (Pixabay.com)
Share this image

JawaPos.com - Warga binaan di wilayah terdampak gempa dan tsunami Palu masih ada yang belum kembali ke lembaga permasyarakatan (Lapas). Totalnya mencapai 1.602 orang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjabarkan setidaknya ada 647 narapidana di Lapas Kelas II A Palu yang belum kembali. Sementara yang berada di Lapas hanya 27 orang dari 674 orang.

Kemudian di LPKA Klas II Palu, yang masih belum lapor sebanyak 28 napi. "Yang sudah kembali hanya satu orang," ujar Dedi Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (11/10).

Lalu, LPP Klas III Palu dari total warga binaan sebanyak 87 orang, tidak ada satupun yang kembali ke dalam Lapas. Selanjutnya, Rutan Klas IIA Palu yang masih melarikan diri sebanyak 447 Napi dan yang sudah kembali hanya 18 orang.

Setelah itu, Rutan Klas IIB Donggala, Napi yang masih melarikan diri sebanyak 333 orang dan kembali ke Rutan hanya sembilan orang. Lalu, Rutan Parigi, yang masih melarikan diri 60 orang dan 177 diantaranya telah mendekam dibalik sel.

Pihaknya katanya sudah melakukan upaya persuasif dengan mengimbau agar para napi tersebut segera melaporkan diri ke Lapas untuk menjalani sisa masa hukuman. Namun, hingga Senin kemarin, yang melapor atau kembali hanya sedikit.

Karena itu, pihaknya akan mengeluarkan daftar pencarian orang terhadap para napi yang masih berada di luar Lapas. "Kalau emang dalam jangka waktu tertentu dari Kalapas juga mengimbau tapi tidak terlalu signifikan yang hadir, maka akan dikeluarkan DPO," tegas Dedi.

Surat DPO itu nantinya dikeluarkan oleh Kepala Lapas yang ditindaklanjuti Polda Sulteng. "Polisi hanya membantu untuk mencari warga binaan," tukasnya.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up