JawaPos Radar

KPK Geledah Dinkes Kabupaten Malang Selama Tiga Jam

11/10/2018, 16:33 WIB | Editor: Dida Tenola
KPK Geledah Dinkes Kabupaten Malang Selama Tiga Jam
Salah seorang anggota KPK terlihat keluar dari Dinkes Kabupaten Malang, Kamis (10/11). (Tika Hapsari/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang sekitar tiga jam, Kamis (11/10). Penggeledahan dilakukan sejak pukul 12.30-15.27 WIB.

Seperti penggeledahan sebelumnya, kantor Dinkes juga dijaga ketat oleh personel dari Polres Malang. Mereka menenteng senjata lengkap. 

Tujuh orang personel KPK turun dari Hiace putih dan Innova Hitam. Mereka langsung masuk ke kantor Dinkes yang berlokasi di Jalan Panji, Kepanjen.  

Selang tiga jam kemudian, anggota KPK keluar. Mereka tak mengenakan rompi namun masih tetap memakai masker untuk menutupi wajah. 

Koper merah yang selalu dibawa di setiap penggeledahan, juga tampak diseret keluar dari ruangan. Salah satu anggota KPK juga membawa tas warna merah.

JawaPos.com mencoba mencari informasi mengenai apa saja yang diamankan dari kantor tersebut. Sayang, melihat kedatangan wartawan, para pegawai Dinkes terlihat panik.  Awalnya mereka bergerombol di depan pintu masuk. Saat tahu awak media masuk ke dalam, mereka membubarkan diri. 

JawaPos.com juga sempat mencari Plt Kadinkes dr Ratih. Namun Ratih tidak bisa ditemui. "Ibu masih rapat, nggak bisa ditemui," kata salah satu staf yang mengaku bernama Faisal.

Faisal mengaku kurang paham apa saja barang-barang yang diamankan oleh KPK. Pasalnya, ketika penggeledahan, akses yang dimiliki pegawai cukup terbatas. Mereka dilarang keluar dan masuk. "Saya saja hanya menjaga di depan pintu. Nggak tahu apa yang dicari dan apa yang dibawa. Ruangan mana saja yang digeledah juga tidak paham," ucapnya.

Rangkaian penggeledahan itu berkaitan dengan dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) 2011. Kasus itu sudah menyeret Bupati Malang Rendra Kresna sebagai tersangka.

KPK juga sudah menyita uang tunai sejumlah Rp 305 juta dari kantor Dinas PU Bina Marga. Kadis Romdhoni bersama dengan dua orang pejabat dinas lainnya turut diamankan KPK.

 

(tik/JPC)

Alur Cerita Berita

Bupati Malang Dinilai Ksatria 11/10/2018, 16:33 WIB
Bupati Malang Mengaku Jadi Tersangka 11/10/2018, 16:33 WIB
KPK Geledah Pendopo Kabupaten Malang 11/10/2018, 16:33 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up