JawaPos Radar

24 Rumah Ludes, Kebakaran Mangkubumi Diduga karena Ulah Orang Stres

11/10/2018, 16:07 WIB | Editor: Dida Tenola
24 Rumah Ludes, Kebakaran Mangkubumi Diduga karena Ulah Orang Stres
Kondisi rumah-rumah di Mangkubumi yang hangus terbakar. (Prayugo Utomo/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Penyebab kebakaran yang melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Mangkubumi, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, mulai terang benderang. Kuat dugaan ada warga yang sengaja membakar pemukiman di bantaran Sunga Deli itu, Rabu (10/10) malam. 

Kondisi rumah yang berimpitan membuat api cepat merambat. Ada puluhan rumah yang terbakar.

Menurut Martinus, 55, salah seorang warga Mangkubumi, api pertama kali berkobar di salah satu rumah yang ditinggali oleh Raju, 30. Dia diduga membakar rumahnya sendiri. "ini yang kedua kalinya. Tiga bulan lalu dia mencoba membakar rumah juga," katanya, Kamis (11/10). 

Martinus menambahkan, Raju sempat mengumpulkan busa dalam jumlah banyak. Busa itulah yang diduga memicu api cepat membesar. 

Selama ini Raju diduga stres. Sebab dia ditinggal istri dan pengangguran. Ditambah lagi, beban hidupnya besar karena harus membesarkan dua orang anaknya seoang diri. "Habis bakar rumah, Raju lari ke sungai dan ditangkap oleh warga. Setelah itu diamankan oleh warga ke Polsek Medan Kota," lanjut Martinus.

Kini, Martinus bersama puluhan warga lainnya kehilangan tempat tinggal. Data dari BPBD Kota Medan, ada 24 rumah yang ludes dilalap si jago merah. 

Selain meludeskan 24 rumah, kebakaran juga menyebabkan 11 rumah rusak. 250 orang terpaksa mengungsi akibat kebakaran tersebut. Hingga saat ini, warga masih mencari sisa barang-barang berharga yang selamat dari kebakaran. 

Sementara itu, Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani memastikan bahwa Raju sudah ditangkap. Kendati begitu, kepada polisi Raju berkilah bila dirinya sengaja membakar rumah. Saat ini polisi masih memeriksa Raju secara intensif. Statusnya masih sebagai saksi. "Kalau kata dia (Raju, Red) bukan dibakar. Tapi terbakar karena lilin," ujar Revi. 

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up