JawaPos Radar

Tudingan Tito Terima Suap, Kubu Jokowi Sebut IndonesiaLeaks Anonim

11/10/2018, 15:47 WIB | Editor: Estu Suryowati
Tudingan Tito Terima Suap, Kubu Jokowi Sebut IndonesiaLeaks Anonim
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian disebut dalam laporan IndonesiaLeaks menerima suap dari Basuki Hariman. (Miftahul Hayat/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - IndonesiaLeaks melaporkan dugaan penerimaan suap oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dari pengusaha Basuki Hariman (BH) dalam perkara korupsi impor daging sapi. Tito disebut ikut menikmati uang haram itu.

Mendengar laporan itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Arsul Sani justru mempertanyakan kredibilitas IndonesiaLeaks. Pasalnya sejauh ini tidak jelas penanggungjawab dari kumpulan jurnalis investigasi itu.

Menurutnya, laporan IndonesiaLeaks berbeda dari WikiLeaks. Sebab Jullian Assange menyatakan sebagai penanggungjawab.

"(Soal) IndonesiaLeaks, ada nggak yang menyatakan bahwa ini kelompok dari ini, dan saya penanggungjawabnya? Kalau WikiLeaks kan ada itu si Jullian Assange. Itu jelas penanggungjawabnya," ungkap Arsul di komplek DPR RI Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (11/10).

Bahkan tak segan Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menganggap bahwa IndonesiaLeaks hanya perkumpulan anonim. Sehingga, validitas informasi yang disebarnya perlu dipertanyakan.

"Lah iya itu (IndonesiaLeaks anonim). Saya ingin tanya juga, mungkin ditanyakan apakah Mas Bambang Widjojanto juga penanggungjawab atau menjadi bagian dari itu?" tanya Arsul.

"Iya dong (validitasnya kurang), masa kalah sama si Julian Assange itu. Kalau dia menyatakan saya itu pendirinya, identitasnya jelas," sambungnya.

Lebih lanjut Arsul meminta agar IndonesiaLeaks berani membuka indentitasnya. Sehingga publik bisa menilai bobot dari informasi yang disampaikan ke masyarakat.

"Kita harus membiasakan diri untuk gentleman lah. Jangan cuma gagah menyampaikan sesuatu kepada publik tetapi harus gentleman juga posisi saya sebagai pengguna, sebagai perujuk dari ini terkait nggak dengan itu tadi," pungkasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up