JawaPos Radar

Khasoggi Hilang di Konsulat Arab Saudi, Diduga Dimutilasi

11/10/2018, 14:14 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Khasoggi, Khasoggi hilang, mutilasi, arab saudi,
Wartawan Arab Saudi yang hilang, Jamal Khasoggi belum ditemukan hingga saat ini. Bahkan tak ada titik terang mengenai keberadaan pria tersebut. Muncul kabar, pria berusia 59 tahun itu dibunuh di kantor Konsulat Saudi di Istanbul (Samarew)
Share this image

JawaPos.com - Wartawan Arab Saudi yang hilang, Jamal Khasoggi belum ditemukan hingga saat ini. Bahkan tak ada titik terang mengenai keberadaan pria tersebut. Muncul kabar, pria berusia 59 tahun itu dibunuh di kantor Konsulat Saudi di Istanbul, Turki  dengan cara dimutilasi.

Menurut seorang informan dilansir dari The New York Times, pembunuhan dan mutilasi tersebut berlangsung dengan cepat namun rumit. Tak menunggu lama, Khasoggi kabarnya dibunuh hanya dengan waktu dua jam saat kedatangan ke Istanbul.

"Mereka mencerai-beraikan tubuh dengan sebilah gergaji tulang yang mereka bawa demi tujuan itu," kata seorang pejabat senior Turki kepada The New York Times. Pejabat Turki menyimpulkan ada perintah dari level tertinggi Kerajaan Saudi untuk membunuh Khashoggi.

Khasoggi, Khasoggi hilang, mutilasi, arab saudi,
Menurut seorang informan dilansir dari The New York Times, pembunuhan dan mutilasi tersebut berlangsung dengan cepat namun rumit (AFP)

Pada 2 Oktober lalu, Khashoggi datang ke Konsulat Saudi di Istanbul bersama dengan Hatice Cengiz tunangannya. Mereka ingin mengurus dokumen pernikahan di Konsulat Saudi.

Khashoggi masuk ke Konsulat dan Cengiz menunggu di mobil. Namun setelah menunggu lama, Khashoggi tak keluar juga dari gedung Konsulat. Spekulasi muncul bahwa Khashoggi telah dibunuh.

Di sisi lain, Konjen Saudi mengatakan Khashoggi telah keluar dari Konsulat sebelum hilang. Dan otoritas Saudi pun menolak bahwa Khashoggi dibunuh di dalam gedung Konsulatnya di Istanbul, Turki

Khashoggi adalah mantan penasihat pemerintah Saudi yang mengasingkan diri ke Amerika Serikat pada 2017, untuk menghindari penangkapan. Dia dikenal kritis terhadap kebijakan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed Bin Salman dan intervensi militer Saudi di Yaman.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up