JawaPos Radar

Perketat Rutan Ratna Sarumpaet, Polisi Tambah Empat CCTV

11/10/2018, 12:59 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Perketat Rutan Ratna Sarumpaet, Polisi Tambah Empat CCTV
Polda Metro Jaya menambah empat CCTV untuk memperketat rutan Ratna Sarumpaet. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Rumah tahanan (rutan) yang dihuni Ratna Sarumpaet, tersangka penyebar berita hoax, di Ditkrimum Polda Metro Jaya diperketat. Salah satunya dengan menambah beberapa unit closed circuit television (CCTV) di sekitar sel Ratna.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan, penambahan kamera tersembunyi itu tidak lain untuk mengawasi orang-orang yang menuju kamar tahanan yang ditinggali Ratna Sarumpaet.

"Kami sekarang menambah empat unit CCTV di rutan tersangka Ratna Sarumpaet. Dari situ kami bisa tahu siapa yang menjenguk dan aktivitas apa saja di sana," kata Argo di Polda Metro Jaya di Jalan Sudirman, Kamis (11/10).

Perketat Rutan Ratna Sarumpaet, Polisi Tambah Empat CCTV
Infografis kasus kebohongan Ratna Sarumpaet. (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Menurut Argo, selain penambahan unit CCTV, kepolisian pun memberikan perhatian khusus dalam pemberian makanan kepada tersangka di tahanan. Perempuan 69 tahun itu pula dijaga ketat kesehatannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Selain penambahan empat unit CCTV, kami juga memberikan security food selama berada di tahanan," kata Argo.

Diketahui, tim penyidik Ditkrimum Polda Metro Jaya menetapkan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka penyebaran berita bohong yang mengaku wajahnya lebam akibat dianiaya sejumlah orang. Kebohongannya meluas hingga menciptakan keonaran dan keributan di masyarakat. Tak berselang lama dirinya mengakui bahwa lebam itu dikarenakan operasi sedot lemak yang dijalaninya.

Atas perbuatannya, Ratna kemudian dijerat Pasal 14 Undang-Undang (UU) 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Setelah itu, Ratna ditetapkan menjadi tersangka dan resmi ditahan di Rutan Ditkrimum Polda Metro Jaya.

(ce1/wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up