JawaPos Radar

Pemprov Jatim Siapkan Bantuan Korban Gempa

11/10/2018, 12:21 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Soekarwo
Gubernur Jatim Soekarwo dan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan memutuskan mendatangi lokasi terdampak gempa di Pulau Sapudi, Sumenep. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Gempa bumi berkekuatan 6,3 Skala Richter (SR) mengguncang Jawa Timur (Jatim). Dampak terparah terjadi di Kabupaten Sumenep dan Situbondo. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim pun langsung merespons.

Gubernur Jatim Soekarwo mengumpulkan enam kepala dinas dan mengadakan rapat terbatas. Mereka adalah Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim Sukesi, Kepala Pelaksana BPBD Jatim Suban Wahyudiono, Kepala Biro Humas Protokol Aries Agung Paewai, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim dr Kohar Hari Santoso, dan Kepala BPKAD Jatim Jumadi.

Dalam rapat terbatas, Soekarwo menyatakan akan mengirim 1 truk bantuan logistik dan santunan awal. Yakni, uang sebesar Rp 5 juta bagi korban meninggal. Selain itu ada bantuan tenaga medis bagi korban luka.

"Kalau kabupaten mampu (bari bantuan), silakan. Kalau nggak bisa, ya seluruhnya ditanggung Pemprov Jatim. Saya sudah koordinasikan dengan Bupati Sumenep A. Busyro Karim," kata Soekarwo di Mapolda Jatim, Kamis (11/10).

Pemprov Jatim tak hanya memberikan bantuan logistik dan santunan awal bagi korban tewas. Melainkan juga bantuan berupa perbaikan rumah rusak. Ada 1 tim terdiri atas 10 orang yang akan melakukan perbaikan rumah korban gempa.

Mereka akan menyasar wilayah Sumenep yang tercatat ada 25 rumah rusak berat. "Semua logistik perbaikan rumah juga kami kirim. Tapi lebih dari itu, kami sebagai pemerintah hadir untuk masyarakat," tegas Soekarwo.

Terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera memberikan update terkini di lokasi gempa di Sumenep. Menurutnya, sebanyak 26 warga mengalami luka.

Para korban menderita luka di kepala dan patah tulang. Semua korban sudah dievakuasi ke klinik terdekat. Selain itu, tercatat sebanyak 36 bangunan rumah mengalami kerusakan berat akibat gempa. "Saat ini, kami menuju Desa Prambanan, Sumenep yang rumahnya rusak. Warga minta dibangunkan rumah," imbuh Barung.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up