JawaPos Radar

Gempa Sulteng, 2.065 Korban Tewas Berhasil Dievakuasi

11/10/2018, 11:03 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Gempa Sulawesi Tengah
Kondisi kawasan Pantai Talise, Hotel Roa-roa, Petobo, Perumnas Balaroa dan sejumlah titik terdampak parah bencana di Kota Palu. (Sahrul Ramadan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Proses pencarian dan evakuasi korban gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) dihentikan. Hingga hari ke 13 usai bencana pada Jumat (28/9) lalu, total ada 2.065 korban jiwa yang berhasil dievakuasi.

Hingga Rabu (10/10) kemarin, tercatat ada 2.037 korban jiwa yang ditemukan. Demikian menurut data pelaksanaan tanggap darurat pada posko Satuan Tugas Gabungan Terpadu (Satgasgabpad) Sulteng. Sore harinya, Satgasgabpad kembali menemukan 28 korban jiwa. Jadi total korban jiwa yang terverifikasi hingga saat ini mencapai 2.065 orang.

"Selanjutnya korban yang dievakuasi langsung dikuburkan pada pemakaman massal dan pemakaman keluarga," kata Kabag Humas Pemprov Sulteng Adiman melalui keterangan resminya yang diterima di Makassar, Kamis (11/10).

Hasil rapat koordinasi tim gabungan hingga malam tadi dirumuskan sejumlah hal mendasar terkait ditutupnya proses pencarian korban bencana. "Evakuasi korban tertimbun, hari ini sudah berakhir. Sesuai dengan rapat lengkap Satgasgabpad yang dipimpin Gubernur Sulteng (Longki Djanggola)," ucapnya.

Selanjutnya terkait validasi korban, Gubernur Sulteng Longki Djanggola meminta agar data seluruh korban yang meninggal dapat diseragamkan. Tujuannya agar seluruh data khususnya korban tewas tidak tumpang tindih. "Bahwa untuk mengambil kebijakan strategis bersama instansi teknis dalam penaganan dampak gempa dan tsunami usai tanggap darurat," jelasnya.

Di sisi lain, distribusi bantuan logistik perlu dikoordinasikan dengan lebih baik supaya tidak terjadi ketimpangan dan dobel bantuan. "Karena temuan Polri, ada masyarakat teriak tidak dapat bantuan. Setelah di kroscek ternyata di dalam rumahnya sudah ada beras beberapa karung dan mie beberapa dus," sebutnya.

Kemudian terkait pemulihan kondisi perekonomian, seluruh masyarakat di Sulteng diimbau agar tak terlalu khawatir untuk membuka kembali seluruh warung dan lapak dagangannya. "Agar dapat dilaksanakan lebih cepat dan mengimbau toko-toko sudah bisa buka. TNI-Polri sudan memberikan jaminan pengamanan," tambahnya.

Berikut data korban bencana di Sulteng:

Korban Tewas
Pemakaman Massal Paboya: 924 orang
Pemakaman Massal Pantoloan: 35 orang
Pemakaman Massal Donggala: 35 orang
Pemakaman Keluarga sebanyak: 1.071 orang

Korban luka: 4.612 orang
Korban hilang: 680 orang
Korban tertimbun: 152 orang

Rumah rusak: 67.310 unit
Pengungsi: 78.994 orang.

(rul/JPC)

Alur Cerita Berita

Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 11/10/2018, 11:03 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 11/10/2018, 11:03 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 11/10/2018, 11:03 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 11/10/2018, 11:03 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 11/10/2018, 11:03 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 11/10/2018, 11:03 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 11/10/2018, 11:03 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up