JawaPos Radar

Temuan Baru, Peneliti Gunakan Algoritma Untuk Kurangi Konsumsi Kopi

11/10/2018, 11:55 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
manfaat kopi, waktu minum kopi, tren minum kopi,
Ilustrasi. Peneliti gunakan algoritma untuk bisa kurangi konsumsi kopi. (Getty Images/Cosmopolitan)
Share this image

JawaPos.com - Penikmat kafein biasanya tak pernah bisa lepas dari secangkir kopi. Begitupun yang dilakukan para tentara. Mereka juga punya kebiasaan minum kopi guna meningkatkan kewaspadaan.

Berdasarkan LiveScience yang dikutip dari Cosmopolitan, Rabu (10/10), penelitian terbaru telah mencari formula agar seseorang tak selalu kecanduan minum kopi untuk meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi. Sebab jika berniat begadang dengan selalu minum kopi, tentu hasilnya tak baik bagi kesehatan.

Penelitian itu mengungkapkan ada waktu yang tepat untuk mendapatkan hasil maksimal dari secangkir kopi. Penelitian tersebut meneliti kebiasaan tentara Angkatan Darat Amerika Serikat dengan mengembangkan algoritma untuk mengatur waktu konsumsi kafein. Sehingga seseorang dapat membatasi minum kopi namun tetap mendapatkan kenikmatan dan tingkat kewaspadaan maksimal.

Studi ini menemukan bahwa algoritma itu membantu orang meningkatkan kewaspadaan hingga 64 persen tanpa mengonsumsi kafein berlebihan lebih banyak dari biasanya. Di sisi lain, ditemukan bahwa dengan jadwal pemberian dosis yang tepat, orang dapat mengurangi konsumsi kafein hingga 65 persen dan tetap mencapai kenikmatan serta kewaspadaan.

Pengembangan algoritma tersebut dilakukan karena efek kafein seperti kurang tidur, jantung berdebar-debar, dan kewaspadaan berlebihan. Temuan baru yang diterbitkan dalam Journal of Sleep Research akan digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan bagi para pekerja militer.

Menurut LiveScience, peneliti berharap untuk mengimplementasikan algoritma itu ke dalam aplikasi online untuk membantu pengguna menentukan waktu terbaik minum kopi. Sehingga ketergantungan terhadap kafein bisa dihilangkan sedikit demi sedikit.

Misalnya saja, para siswa dapat menggunakan algoritma tersebut untuk menentukan waktu terbaik untuk minum kopi, yaitu ketika masa-masa ujian. Dosisnya pun dibatasi. Sehingga siswa bisa konsentrasi dan serius selama belajar mempersiapkan ujian.

(ika/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up