JawaPos Radar

Dihadang Warga, Satpol PP Tetap Kosongkan Lahan HP 105

11/10/2018, 10:01 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
penggusuran
PEMBONGKARAN: Sejumlah anggota Satpol PP Solo melakukan pembongkaran rumah warga di HP 105, Kamis (11/10). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sejumlah warga yang menempati lahan hak pakai (HP) 105 melakukan penghadangan penggusuran yang dilakukan petugas Satpol PP Solo, Kamis (11/10). Warga berdalih eksekusi tidak sesuai dengan aturan. Sebab saat ini kasus lahan tersebut masih berproses di Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah (Jateng). Meski begitu, ratusan anggota Satpol PP dibantu dengan kepolisian dan TNI tetap melakukan pengosongan.

Pantauan JawaPos.com, ratusan personel gabungan sudah tiba di lokasi sekira pukul 08.20 WIB. Selanjutnya, petugas dari Satpol PP menyampaikan pemberitahuan kepada warga untuk segera melakukan pengosongan karena bangunan akan dibongkar paksa.

Usai menyampaikan pemberitahuan, warga langsung melakukan penolakan. Mereka menilai apa yang dilakukan Satpol PP melanggar aturan. Mengingat masih ada proses di KIP jateng.

Tetapi apa yang disampaikan warga tersebut tidak menghentikan proses eksekusi. Tim langsung diterjunkan untuk mengeluarkan barang milik warga yang masih ada di dalam rumah dan selanjutnya dilakukan pembongkaran.

Kepala Satpol PP Sutarja menegaskan, pembongkaran paksa ini sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Mengenai proses di KIP, itu tidak ada kaitannya dengan pembongkaran yang dilakukan.

"Kalau proses KIP itu tidak berkaitan dengan Pemkot Solo. Melainkan antara warga dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Sehingga proses pembongkaran paksa tetap dilakukan," tegasnya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up