JawaPos Radar

Singapura Larang 7-Eleven Menjual Rokok pada Remaja

11/10/2018, 11:10 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
rokok, menjual rokok, singapura,
Sesaat setelah tertangkap tangan menjual rokok, pelayan mengelak engan mengatakan, si pembeli terlihat lebih tua dari usia semestinya. Tanpa mengikuti prosedur yang sudah ditentukan, sang bocah di bawah 18 tahun dapat dengan bebas membeli rokok (Reuters)
Share this image

JawaPos.com – Dilaporkan pada Rabu, (10/10), terdapat beberapa mini market yang berada di Singapura dilarang untuk menjual produk-produk tembakau di toko mereka. Mereka ternyata telah terbukti menjual produk-produk tersebut kepada anak dibawah 18 tahun, yang merupakan sebuah tindakan yang dilarang di sana.

Sesaat setelah tertangkap tangan menjual rokok, pelayan mengelak engan mengatakan, si pembeli terlihat lebih tua dari usia semestinya. Tanpa mengikuti prosedur yang sudah ditentukan, sang bocah di bawah 18 tahun dapat dengan bebas membeli rokok tanpa menunjukan kartu identitasnya.

Salah satu minimarket terkenal, 7-Eleven menajdi salah satu toko yang tersandung masalah pelarangan penjualan rokok tersebut. Salah satu toko yang terletak di 639 Punggol Drive, tertangkap menjual rokok kepada anak yang masih berusia 17 tahun dan 14 tahun disana.

rokok, menjual rokok, singapura,
Tingkat pelarangan penjualan rokok di Singapura mengalami peningkatan. Sebagai langkah pemerintah untuk meminimalisir kenaikan jumlah perokok yang lebih parah (CNN)

Selain 7-Eleven, masih terdapat empat minimarket lainnya yang terkena hukuman pelarangan penjualan rokok, diantaranya adalah SM Mart yang terletan di 38 Teban Gardens Road, Ibrahim Trading di 411 Commonwealth Avenue, Gui Bin Minimart, dan Big Retail Supermarket.

Dilansir dari Channel News Asia, hukuman bagi ke lima minimarket tersebut baru akan dicabut pada 6 bulan berikutnya. Dengan kelalaian yang  minimarket lakukan, memberikan banyak efek negatif terhadap para pembeli yang masih di bawah umur, salah satunya akan membahayakan kesehatan mereka.

Sejak tahun 215, lebih dari 70 minimarket dicabut perizinan untuk menjual rokok oleh Health Science Authority (HSA) karena terbukti menjual rokok kepada anak-anak dibawah umur. Pada tahun ini, tercatat 19 perizinan penjualan rokok telah dicabut oleh pemerintah.

Tingkat pelarangan penjualan rokok di Singapura mengalami peningkatan. Sebagai langkah pemerintah untuk meminimalisir kenaikan jumlah perokok yang lebih parah, diberlakukan sistem denda terhadap setiap toko yang menjual rokok kepada anak-anak dibawah 18 tahun sebesar SGD 5.000 hingga SGD 10.000.

(am1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up