JawaPos Radar

Hari Ini Satpol PP Bongkar Paksa Hunian di HP 105

11/10/2018, 06:31 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Satpol PP
ILUSTRASI: Satpol PP Kota Solo memenuhi janjinya melakukan pembongkaran paksa belasan hunian warga yang masih berdiri di lahan hak pakai (HP) Pemkot 105, Jebres. (Donny Setiawan/Radar Kudus/Jawa Pos Group)
Share this image

JawaPos.com - Satpol PP Kota Solo memenuhi janjinya melakukan pembongkaran paksa belasan hunian warga yang masih berdiri di lahan hak pakai (HP) Pemkot 105, Jebres. Pembongkaran dengan mendatangkan alat berat rencananya akan dilakukan Kamis (11/10) hari ini. 

Kepala Satpol PP Solo Sutarja menegaskan, bahwa Pemkot tidak lagi memberikan dispensasi waktu kepada warga yang masih bertahan di lahan HP 105 tersebut. Pasalnya, selama ini Pemkot sudah menawarkan beberapa alternatif tetapi tidak juga ditanggapi oleh warga.

Sebaliknya, warga tetap ngotot ingin bertahan dengan alasan lokasi huniannya tidak termasuk dalam wilayah yang akan digunakan untuk perluasan Solo Techno Park (STP). 

"Dispensasi seperti apa lagi, sudah tidak ada dan kami akan melakukan pembongkaran paksa," tegas Sutarja, Kamis (11/10).

Menurutnya, sikap Pemkot ini sudah sesuai dengan tahapan yang ada. Sebelumnya, Satpol PP juga sudah melayangkan surat peringatan kepada belasan kepala keluarga (KK) yang masih menempati lahan HP 105. Dan hingga SP III warga pun tetap bertahan di lokasi. 

Setelah pemeriksaan dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) memastikan tidak ada malaadministrasi dalam kasus tersebut, Pemkot pun tetap menawarkan dispensasi kepada warga. Mulai dari hunian di Rusunawa, kios di Pasar Panggungrejo dan juga ongkos bongkar bangunan. Akan tetapi, hal itu tidak membuat warga bersedia pindah. 

"Kami kemudian melayangkan surat perintah pengosongan kepada warga, jadi kalau tidak mau mengosongkan dan membongkar, kami yang akan melakukan pembongkaran secara paksa," tandasnya.

Pembongkaran paksa juga akan melibatkan petugas keamanan dan instansi terkait lainnya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up