JawaPos Radar

PKS Gelar Lomba Baca Kitab Kuning, 802 Santri Siap Tarung

11/10/2018, 02:59 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Jazuli Juwaeni
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaeni berharap acara lomba baca kitab kuning itu harus terus dilakukan, demi menjaga tradisi pesantren. (Gunawan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Untuk kali ketiga Fraksi PKS di DPR kembali menggelar lomba baca kitab kuning. Acara ini digelar sebagai bagian dari menjaga dan mensyiarkan warisan ulama dan pesantren.

"PKS menjadi satu-satunya parpol di DPR yang konsisten menyelenggaraka lomba baca Kitab Kuning di Parlemen Indonesia. Bahkan, sejak zaman kemerdekaan hingga hari ini, baru Fraksi PKS yang konsisten menyelenggarakannya," ujar Jazuli dalam pidato sambutannya saat membuka lomba ini, Rabu (10/10).

Jazuli juga menjelasakan, bahwa tidak sedikit orang yang bertanya apa relevansi dari lomba baca Kitab Kuning? Namun, pihaknya berkeyakinan, apapun untuk kepentingan menjaga warisan ulama dan pesantren nusantara maka semuanya bisa relevan.

"Jadi niat tulus kami ya tetap fokus melestarikan warisan ulama," paparnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Fraksi PKS DPR dan jajarannya atas terobosannya.

"Karean inilah warisan ulama yang harus terus kita pelihara. Kalau perhatian kita terhadap kitab kuning terus kita tingkatkan insyallah akan lahir ulama penerus," pungkasnya. 

Untuk diketahui, lomba baca kitab kuning ketiga Fraksi PKS kali ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober dan Milad Fraksi PKS ke-14. Dewan Juri terdiri atas: Dr. KH. Muslih Abdul Karim (Pengasuh Ponpes Baitul Qur'an), KH. Syuhada Syarkun (Pengasuh Ponpes Tebuireng), Dr. KH. Ali Ahmadi (Pengasuh Ponpes Al Hayah)  

Peserta tahun ini berasal dari 12 Provinsi dengan total peserta berjumlah 802 orang, terdiri atas 115 peserta putri dan 687 peserta putra. Jika ditotal seluruh peserta dari tahun pertama semua berjumlah 3.173 orang dari berbagai pesantren di seluruh Indonesia. 

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up