JawaPos Radar

Jabar Komitmen Jadi Penopang Perekonomian Indonesia

11/10/2018, 06:10 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Jabar Komitmen Jadi Penopang Perekonomian Indonesia
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa berkomitmen bantu topang perekonomian Indoneisa (Siti Fatonah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa menyebut Indonesia bisa menjadi negara maju seperti Amerika dan Tiongkok. Dalam hasil studi menunjukan pada 2045 Indonesia akan menjadi negara maju, namun dengan catatan tiga syarat.

Menurutnya, sekarang posisi Indonesia masuk ke 20 negara terbesar di dunia. Dengan Indikator dari produk domestik, yakni nomor 17 terbesar di dunia yang merangkak masuk ke 16 besar di dunia.

Dengan 3 syarat yakni pertama pertumbuhan ekonomi yang spartan 5 persen per tahun. Jawa Barat berkomitmen menjadi salah satu Provinsi penopang kemajuan Indonesia. Pasalnya dengan dukungan para sekretaris daerah pertumbuhan ekonomi dalam triwulan Jawa Barat sudah 6,02 persen.

"Kami akan coba cek lagi pertumbuhan ekonomi berikutnya, mengingat rupiah kita terhadap dolar sudah Rp 15.000 dan ini bukan sepenuhnya akibat fundamental eknomi kita, tetapi terjadinya peran dagang antara Amerika dan Tiongkok," kata Iwa Karniwa di Gedung Sate, Bandung, Rabu (10/10).

Maka solusi ke depan, yakni dengan meningkatkan cadangan devisa. Salah satu pertumbuhan ekonomi yang bisa di atas 5 persen adalah infrastruktur. Pada 2017 lalu kontribusi infrastruktur bisa mencapai 14 persen. Namun tahun ini baru menyumbang 9 persen.

"Oleh karena itu bagaimana sekarang investasi bisa masuk. Ada 16 infrastruktur yang akan kami dorong terus," ucapnya.

Kedua adalah SDM yang berkualitas. Berdasarkan pengalaman Iwa dengan cara seleksi yang baik, maka hasilnya pun baik. Dulu satu pekerjaan bisa dilakukan oleh 5 orang, sekarang dikerjakan hanya oleh satu orang.

Selain itu juga membina masyarakat milenial supaya lebih melek teknologi yakni dalam mengunakan medsos dan internet itu betul-betul digunakan dengan hal yang produktif dan efektif. Ketiga yakni bagaimana mendorong supaya transisi pemerintahan itu berjalan dengan damai dan kondusif.

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up