JawaPos Radar

Liga 2 2018

Main Imbang di Martapura, Persiba Balikpapan Merasa Seperti Menang

10/10/2018, 22:00 WIB | Editor: Agus Dwi W
liga 2 2018
Persiba Balikpapan bersyukur bisa mencuri poin di kandang Martapura FC. (Alfiansyah/MO Persiba for Kaltim Post)
Share this image

JawaPos.com - Persiba Balikpapan sukses meraih tambahan satu poin penting dalam lawatan mereka ke markas Martapura FC. Tambahan satu poin ini memberi napas sekaligus semangat untuk mengakhiri Liga 2 2018 tanpa terdegradasi.

Bertanding di Stadion Demang Lehman, Martapura, Selasa (9/10), Hery Susilo cs sukses menahan imbang tuan rumah 1-1. Sempat tertinggal lewat gol Qischil pada menit 21, Persiba segera bereaksi dan mampu menyamakan kedudukan lewat Sandi Septian pada menit 25.

Hasil imbang ini membuat Persiba untuk sementara naik ke peringkat 8 klasemen Liga 2 wilayah timur. Menggeser PSBS Biak yang akhirnya kalah dari tuan rumah Persegres Gresik United 1-2, Rabu (10/10) sore.

Pelatih Persiba Haryadi mengaku cukup puas dengan hasil yang dipetik anak asuhnya di Martapura kali ini. “Saya angkat topi kepada pemain, mereka sudah tampil spartan dan fokus sepanjang pertandingan,” katanya usai pertandingan.

Hasil imbang ini, kata Haryadi juga jadi modal cukup bagus Persiba pada matchday terakhir kontra Kalteng Putra di Stadion Batakan, Senin (15/10). “Lewat hasil ini tentu saja moril pemain juga meningkat. Jadi, target kami bisa bermain lebih bagus di Balikpapan nanti,” ungkap Haryadi.

Pada pertandingan kemarin, Haryadi melakukan “perjudian” dengan memainkan Pablo, Charles Orock, Ilhamsyah, dan Ary Achmad sejak menit awal.

Namun, Pablo akhirnya ditarik pada menit 37 dan digantikan Beni Oktovianto. Baru empat menit masuk lapangan, Beni berhasil menggetarkan gawang Martapura FC yang dikawal Tedi Heri. Sayang, gol Beni dianulir lantaran terjadi pelanggaran lebih dahulu.

Haryadi mengaku kecewa dengan keputusan pengadil yang tak mengesahkan gol Beni. Menurut dia, gol yang diceploskan pemain nomor 10 itu bersih dan sah.

“Saya tidak tahu kenapa dianulir, padahal gol Beni bersih. Tapi, ya sudahlah. Inilah sepak bola, mungkin sudut pandang wasit berbeda,” geram Haryadi.

Pada babak kedua, Haryadi juga sengaja menumpuk pemain di lini pertahanan dengan menarik Orock dan memasukkan Aang Suparman. Hal ini, kata dia, untuk mengantisipasi kecepatan pemain Martapura FC.

“Saya juga berterima kasih pada suporter yang sudah jauh-jauh datang dari Balikpapan. Dukungan mereka sangat berarti buat tim,” tutupnya. 

(*/hul/is/k15)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up