JawaPos Radar

Masih Terisolasi

ACT Buatkan Dapur Umum dan Tim Medis Untuk Warga Desa Salua

10/10/2018, 21:50 WIB | Editor: Kuswandi
Korban Gempa Sulteng
Korban gempa bumi di Sulteng, dievakuasi oleh petugas (Ridwan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Korban gempa di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah masih minim mendapatkan bantuan pasca gempa dan tsunami yang melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah. Hal itu karena akses menuju wilayah tersebut masih terputus sehingga sulit untuk menyalurkan bantuan ke wilayah itu.

Melihat wilayah tersebut, relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyalurkan bantuan logistik dan tenaga medis di Desa Salua, Kecamatan Kulawi yang terdampak cukup perah dari bencana gempa.

"Hari ini kita datang ke Desa Salua meski hari ini listrik disini masih terputus. Kami bawa logistik semacam beras, gula, sembako dan telur untuk kita suplai kesini," kata Koordinator Rescue ACT wilayah Sigi, Rahadiansyah di lokasi, Rabu (10/10).

Selain memberikan bantuan, ACT juga membuka dapur umum agar warga bisa bekerjasama untuk memasak bahan logistik yang diberikan.

"Kita suplai logistiknya bahan mentah sayuran agar mereka tidak makan mie terus karena disini terisolir dan belum ada warung yang buka‎," ujarnya.

Selain di Desa Salua‎, Rahadiansyah ‎menyebut pihaknya bakal membuka dapur umum di wilayah lain yang masih terisolasi. "Kalau di dapur umum kita akan coba satu lagi di Desa Pandere dan Insya Allah satu lagi mungkin di Dolo Selatan, Sigi," kata Rahadiansyah.

Sedangkan untuk tenaga medis, terdapat dokter dari ACT yang memeriksa setiap keluhan dan memberikan obat para warga. Bantuan medis ini akan berkeliling di wilayah-wilayah terdampak gempa untuk mengobati warga yang terkena penyakit pasca diguncang bencana.

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up