JawaPos Radar

BUMN: Pertamina Belum Siap Menaikkan Harga BBM Premium

10/10/2018, 21:35 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
BUMN: Pertamina Belum Siap Menaikkan Harga BBM Premium
Pemerintah secara mengejutkan menunda kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. (Dok. JawaPos.Com)
Share this image

JawaPos.com - Penundaan secara tiba-tiba kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium menjadi polemik.  Sebab, pengumuman itu terjadi tidak sampai satu jam keputusan untuk menaikkannya.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengungkapkan, keputusan penundaan ini terjadi usai Menteri BUMN Rini Soemarno melakukan koordinasi dengan PT Pertamina (Persero).

Dari Pertemuan itu, perseroan menyampaikan ketidaksiapannya dalam menaikkan harga BBM. Hal itu lantaran pada hari yang sama Pertamina juga telah menaikkan harga BBM jenis pertaseries yakni Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Biosolar Non PSO.

"Oleh karena itu Bu Menteri (BUMN Rini Soemarno) mengkroscek dengan Pertamina dan (Pertamina) menyampaikan bahwa kami tidak siap untuk melakukan dua kali kenaikan dalam waktu satu hari. Jadi perlu waktu," katanya.

Sebelumnya, pemerintah secara mengejutkan menunda kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. Sebelumnya, Menteri ESDM Ignasius Jonan telah mengumumkan untuk menaikkan harga premium pada pukul 18.00 WIB sebesar 7 persen atau Rp 7 ribu untuk wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali) dan Rp 6.900 per liter untuk non Jamali.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi kembali memastikan jika kenaikan itu ditunda. Pemerintah akan melakukan evaluasi atas kebijakan tersebut.

"Ditunda, atas arahan Presiden (Jokowi). Kita akan evaluasi lagi. Diliat kesiapan Pertamina, perhitungan dari kenaikan harga minyak," ujarnya saat dihubungi, Rabu (10/10).

Perihal kapan akan diumumkan kembali, Agung belum bisa memastikannya. "Belum tau kapan," tuturnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up