JawaPos Radar

Amnesty International Indonesia Ingin Hukuman Mati Dihapus

10/10/2018, 19:30 WIB | Editor: Kuswandi
Amnesty International Indonesia Ingin Hukuman Mati Dihapus
Ilustrasi: Direktur Amnesty International Usman Hamid meminta pemerintah Indonesia bisa menghapuskan hukuman mati (Amnesty.org)
Share this image

JawaPos.com - Amnesty International Indonesia bersikukuh agar hukuman mati bagi terpidana dihapuskan. Hal tersebut, dilakukan mengingat posisi negara Indonesia masuk dalam 56 negara yang masih lemah dalam membela Hak Asasi Manusia (HAM).

Dalam peringatan Hari Anti Hukuman Mati Sedunia Ke-16 yang jatuh setiap 10 Oktober ini, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid berharap, Indonesia bisa menetapkan moratorium resmi tentang hukuman mati di Indonesia.

"Amnesti berharap ini jadi moratorium resmi agar tahanan terpidana mati ada ketenangan jiwa" ujar Usman dalam diskusi Menuju Moratorium Hukuman Mati di Indonesia, di Historia Food & Bar, Kota Tua, Jakarta Barat, (10/10).

Menurut Usman, sampai saat ini masih ada 299 terpidana yang terancam akan di eksekusi mati. Padahal, menurut Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) pun, angka tersebut tidak semua terbukti murni bersalah.

Bagi Usman, meskipun Indonesia mengalami perkembangan dengan tidak adanya eksekusi mati di tahun 2017 dengan 47 tervonis hukuman mati. Tetapi hal itu masih bersifat moratorium de facto atau tidak resmi.

"Saya berharap pemerintah dapat mengikuti jejak negara lain dan langkah-langkahnya untuk menghapuskan hukuman mati di Indonesia" tukasnya.

Sementara itu, terkait eksekusi hukuman mati, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta Asnil Bambani meminta media bisa mengawal dengan cara menggambarkan kasus yang berujung pada vonis hukuman mati sesuai dengan fakta yang ada.

"Di Amerika Serikat media aktif beradvokasi yang akhirnya menolak hukuman mati dan harusnya media Indonesia memberi ruang besar atau framing untuk gerakan anti hukuman mati," imbuhnya.

Dia meyakini, dengan adanya peran media dalam membongkar kasus terpidana hukuman mati, maka ada kemungkinan hukuman mati memang perlu dihapuskan di Indonesia.

"Media itu harus kritis liput hukuman mati, baik dari sisi kejaksaan atau kepolisian," tutupnya.

(am2/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up