JawaPos Radar

Hasto Duga Tudingan Kapolri Terima Suap Bagian Drama Ratna Sarumpaet

10/10/2018, 19:00 WIB | Editor: Estu Suryowati
Hasto Duga Tudingan Kapolri Terima Suap Bagian Drama Ratna Sarumpaet
Hasto Kristiyanto menduga tudingan bahwa Kapolri Tito Karnavian menerima suap dari Basuki Hariman merupakan bagian dari drama Ratna Sarumpaet. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian belakangan disebut-sebut menerima sejumlah uang suap dari pengusaha Basuki Hariman. Dugaan ini pertama dimunculkan oleh Indonesia Leaks edisi Senin (8/10) berjudul Skandal Perusakan Buku Merah.

Menanggapi itu, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN), Hasto Kristiyanto menilai tudingan ini hanya dibuat-buat. Sebab, munculnya sangat tiba-tiba. Bahkan dia menduga ini bagian dari rentetan kasus yang menjerat Ratna Sarumpaet.

"Ya itu kan bukan hal yang kebetulan, tiba-tiba muncul menjelang dan sebagai bagian dari drama Ratna Sarumpaet itu," ujar Hasto di Jalan Situbondo Nomor 12, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/10).

Hasto Duga Tudingan Kapolri Terima Suap Bagian Drama Ratna Sarumpaet
Infografis hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Hasto pun meminta tudingan ini dibuktikan secara hukum. Pasalnya, skandal seperti ini bisa dibuat-buat oleh kelompok tertentu.

"Apapaun yang namanya Leaks harus diuji juga di mata hukum. Bisa juga kita membuat Leaks yang lain, yang merugikan," imbuhnya.

Di sisi lain Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu memastikan pemerintahan Joko Widodo komitmen terhadap pemberantasan korupsi. Hal itu dibuktikan dengan seleksi ketat yang diterapkan Presiden Jokowi dalam memilih pejabat negara termasuk Kapolri.

"Yang penting Pak Jokowi punya komitmen. Seluruh pejabat negara harus bersih. Bahkan dulu Pak Jokowi sangat baik mengirimkan daftar calon menteri ke KPK untuk dicek," pungkas Hasto.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up