JawaPos Radar

Mengenakan Rompi Oranye, Kegarangan Ratna Sarumpaet Luntur

10/10/2018, 17:16 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Mengenakan Rompi Oranye, Kegarangan Ratna Sarumpaet Luntur
Ratna Sarumpaet saat mengenakan pakaian tahanan Polda Metro Jaya berwarna oranye (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Kegarangan Ratna Sarumpaet tak lagi terlihat sejak memakai rompi orange. Aktivis yang pernah ditahan pada era Soeharto itu kini hanya bisa tertunduk lesu usai dicolok penyidik Polda Metro Jaya dalam kasus hoaks penganiayaan.

Seperti hari ini. Ratna terlihat lebih banyak diam, wajahnya pun tampak pucat ketika hendak menjalani pemeriksaan kesehatan di Gedung Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Mapolda Metro Jaya.

Begitu pula ketika dia keluar dari pemeriksaan selama dua jam itu. Matanya tampak kosong ketika Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono melayani pertanyaan awak media, tepat di sampingnya.

Mengenakan Rompi Oranye, Kegarangan Ratna Sarumpaet Luntur
Ilustrasi cerita kebohongan Ratna Sarumpaet (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Bahkan ketika ditanya wartawan, suara penulis naskah pementasan Marsinah: Nyanyian dari Bawah Tanah itu terdengar lirih. "Sehat," jawab Ratna dengan suara bergetar nyaris tak terdengar

Dia hanya mengatakan agar proses hukum bisa berjalan dengan baik ketika ditanya respon terkait pemeriksaan politikus Partai Amanat Nasional (PAN)) Amien hari ini.

Bahkan Ratna pasrah tak dijenguk rekan sesama aktivis dan politiknya, Fadli Zon. "Nggak masalah," jawabnya singkat seraya digiring ke mobil polisi.

Diketahui, Ratna terkenal sebagai aktivis yang garang. Terakhir kali, dia sempat adu mulut dengan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan pasca insiden tenggelamnya Kapal Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet sempat membuat geger masyarakat dengan foto wajahnya yang penuh lebam beberapa hari lalu. Ibunda Atiqah Hasiholan itu lantas bercerita kepada Prabowo hingga Amien bahwa luka lebam diwajahnya akibat dipukuli orang di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 21 September malam.
Namun ternyata setelah ditelusuri pihak Kepolisian, terungkap fakta bahwa Ratna pada tanggal tersebut Ratna malah berada di RS Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta. Hal tersebut diperkuat dengan rekaman CCTV dan bukti transfer uang dengan total Rp 90 juta rupiah.

Dia menjalani perawatan bedah pelastik hingga 24 September 2018. Usai polisi mengekspos fakta-fakta itu, akhirnya Ratna menggelar konferensi pers pada sore di hari yang sama dan mengakui bahwa dia telah berbohong dan sebagai pencipta hoax terbaik.

Lebih lanjut, Ratna pun diamankan pada Kamis (4/10) malam di Bandara Soekarno-Hatta ketika hendak bertolak ke Chile. Dia berdalih akan menghadiri konferensi internasional dan menjadi pembicara pada acara tersebut.

Ratna lantas digiring ke Mapolda Metro Jaya malam itu juga. Ternyata dia telah dicekal dan ditetapkan sebagai tersangka sejak sore sebelum keberangkatannya.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up