JawaPos Radar

671 Korban Gempa Belum Ditemukan, Pemprov Sulteng Kebut Pencarian

10/10/2018, 16:15 WIB | Editor: Dida Tenola
671 Korban Gempa Belum Ditemukan, Pemprov Sulteng Kebut Pencarian
Seorang polisi berjalan di tengah-tengah tumpukan mobil-mobil yang hanyut disapu tsunami Palu. (Sahrul Ramadan/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Ratusan orang korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga saat ini belum ditemukan. Memasuki hari ke-12 pascabencana, pencarian terus dilakukan.

Data yang didapat dari posko Satuan Tugas Gabungan Terpadu (Satgasgabpad) Sulteng, korban hilang sejauh ini tercatat sebenyak 671 jiwa. "Evakuasi dan pencarian sampai saat ini terus dijalankan. Pencarian korban yang hilang sampai tenggat waktu tanggap darurat," terang Kabag Humas Pemprov Sulteng Adiman dihubungi JawaPos.com melalui telepon, Rabu (10/10).

Mereka yang masih hilang diperkirakan sudah meninggal dunia. Kendati begitu, tidak menyurutkan usaha Satgasgabpad Sulteng untuk berhenti.

671 Korban Gempa Belum Ditemukan, Pemprov Sulteng Kebut Pencarian
Tim penyelamat mengevakuasi jenazah yang tertimbun tanah di kawasan Balaroa, Palu, beberapa waktu lalu. (Sahrul Ramadan/ JawaPos.com)

Adiman memastikan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin mencari para korban. "Kami maksimalkan upaya pencarian sampai sekarang," tambahnya. 

Dari data yang ada, hingga Rabu (10/10) jumlah korban meninggal mencapai 2.037 jiwa. Rinciannya, Kota Palu sebanyak 1636 jiwa; Donggala, 171 jiwa; Sigi, 222 jiwa; dan Parimo, 8 jiwa. "Seluruh korban sudah dimakamkan di pemakaman masal kota Palu, di Paboya dan Pantoloan, Donggala," jelas Gubernur Sulteng Longki Djanggola melalui keterangan resmi yang diterima JawaPos.com

Selain itu, korban selamat dan luka-luka mencapai 4.084 orang. Rumah rusak yang sudah terdata mencapai 67.310 unit. Semetara untuk masyarakat yang mengungsi hingga saat ini terdata mencapai 74.044 jiwa.

Longki menjanjikan akan membangun hunian sementara (huntara) bagi masyarakat rumahnya hancur. Tujuannya, untuk memberikan jaminan kelangsungan kehidupan bagi seluruh masyarakat korban bencana. "Selanjutnya akan dibangun hunian tetap di tempat yang sementara sedang dikaji. Saya yakin Sulteng akan bangkit," tegasnya.

(rul/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up