JawaPos Radar

Amien Rais Minta Kapolri Dicopot, Anggota DPR: Ini Bentuk Intimidasi

10/10/2018, 15:07 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Amien Rais Minta Kapolri Dicopot, Anggota DPR: Ini Bentuk Intimidasi
Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan menilai permintaan Amien Rais mencopot Kapolri adalah bentuk intimidasi (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan berharap polisi mengusut motif permintaan Amien Rais untuk mencopot Kapolri Jenderal Tito Karnavian dari jabatannya. Sebab hal tersebut disampaikan ketika politikus senior PAN itu ingin menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya.

"Apa motifnya? Apa maksudnya? Kenapa hal tersebut dihadirkan tatkala dirinya hendak diperiksa penyidik Polri di Polda Metro?" ujarnya kepada JawaPos.com, Rabu (10/10).

Menurutnya, hal tersebut tidak bisa dipandang enteng. Karena merupakan salah satu bentuk intimidatif terhadap institusi Polri. "Ini bentuk perilaku intimidatif terhadap institusi Polri dan pribadi Tito Karnavian," tegasnya.

Lagi pula, lanjut Arteria, jika Amien Rais curiga dengan Tito lebih baik dia melapor ke institusi yang berwenang daripada menebar teror di hadapan publik.

"Mau menyandera kepentingan? Kepentingan siapa? Lebih baik Pak Amien datang saja ke KPK dan jangan melakukan gerakan tambahan dengan membuat polemik baru," ujarnya.

Selain mengusut pernyataan Amien itu, Arteria juga meminta agar Tito sendiri bersikap. "Saya minta Pak Tito selaku pribadi dan Polri selaku institusi untuk bersikap," pintanya.

Sebelumnya, isu suap yang menyeret nama Kapolri Jenderal Tito Karnavian menarik perhatian politikus senior PAN Amien Rais. Dia meminta orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu dilengserkan dari jabatannya.

"Saya tahu Anda semua ingin tahu soal KPK dan lain-lain. Saya tidak akan berpanjang-panjang. Saya minta Kapolri Tito Karnavian dicopot," tegas Amien sesaat sebelum pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10).

Katanya, tak perlu ditanyakan lagi alasan dia mendesak Tito dicopot. "Alasannya kenapa? Saya tidak perlu jelaskan lagi. Silakan pikirkan lagi," kilahnya.

(dna/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up