JawaPos Radar

Hari Ketiga Obok-obok Kabupaten Malang, KPK Geledah Kantor Bapenda

10/10/2018, 14:49 WIB | Editor: Dida Tenola
Hari Ketiga Obok-obok Kabupaten Malang, KPK Geledah Kantor Bapenda
KPK saat keluar dari kantor Bapenda Kabupaten Malang usai melakukan penggeledahan (Fisca Tanjung/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih meneruskan penggeledahan beberapa dinas lingkup Pemkab Malang. Salah satunya dilakukan di kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Rabu (10/10).

Berdasarkan pantauan JawaPos.com, tim KPK memasuki kantor Bapenda sekitar pukul 11.20 WIB. Mobil Toyota Hiace dan mobil Toyota Kijang Innova terlihat terparkir di halaman kantor yang berlokasi di Jalan KH Agus Salim no. 7.

Selanjutnya pada pukul 11.50 WIB, tim KPK yang berjumlah sekitar 10 orang keluar dari ruangan bercat biru putih itu. Satu orang yang keluar dari ruangan pertama kali membawa sebuah koper besar berwarna merah. Sementara itu satu orang lainnya membawa koper hitam ukuran sedang. 

Kepala Bapenda Purnadi membenarkan jika kantornya memang digeledah oleh KPK. Bahkan, tim KPK juga sempat menyita sejumlah dokumen anggaran. "Kurang lebih satu jam (penggeledahan). KPK lakukan penggeledahan untuk cari dokumen. Semua dilihat," ujarnya usai penggeledahan, Rabu (10/10). 

Dia juga mengatakan, KPK sempat membawa sejumlah dokumen. Namun, Purnadi belum bisa menyampaikan dokumen apa saja yang dibawa. "Tadi sudah disampaikan oleh tim KPK kalau untuk urusan itu tanya sendiri ke tim KPK. Itu kewenangan KPK," jelasnya. 

Dia menyampaikan, KPK memeriksa dokumen yang  masuk dan keluar. "Semua, termasuk dokumen pendapatan, anggaran. Dibaca," jelasnya. 

Purnadi sendiri mengaku jika tim KPK hanya melakukan penggeledahan dan pemeriksaan. "Tidak ada pertanyaan. Memeriksa langsung, bukan intograsi," ujarnya. 

Sementara ruangan yang diperiksa yakni semua ruangan. "Semua ruangan. Ruangan saya, ruangan ini, layanan," imbuhnya. 

Kantor Bapenda sendiri ada dua. Selain di Pendopo Agung, juga ada di Kepanjen, Kabupaten Malang. Namun dirinya tidak mengetahui apakah disana juga dilakukan penggeledahan. 

Selama proses penggeledahan, lanjut dia, seluruh handphone (HP) dan KTP milik semua pegawai Bapenda dikumpulkan diatas meja. "Masing-masing identitas semua ada di meja," kata dia. 

Penggeledahan ini dilakukan pasca Bupati Malang Rendra Kresna mengaku telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan menerima gratifikasi dari rekanan dalam kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) 2011. DAK ini terkait dengan renovasi sejumlah SD dan SMP di Kabupaten Malang. Selain itu juga mengenai pengadaan meubelair, buku dan alat peraga untuk beberapa sekolah di Kabupaten Malang.

 

(fis/JPC)

Alur Cerita Berita

Bupati Malang Dinilai Ksatria 10/10/2018, 14:49 WIB
Bupati Malang Mengaku Jadi Tersangka 10/10/2018, 14:49 WIB
KPK Geledah Pendopo Kabupaten Malang 10/10/2018, 14:49 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up