JawaPos Radar

PMI Sulteng Target Bangun Dua Instalasi Air Bersih

10/10/2018, 14:46 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Korban Gempa Sulteng
Kondisi lokasi pengungsian korban gempa dan tsunami di Kota Palu, Donggala dan Sigi. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Korban gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) tersebar di sejumlah tenda pengungsian. Hingga kini, krisis air bersih masih menjadi persoalan utama.

Kondisi itu direspons Palang Merah Indonesia (PMI). Rencananya, dua instalasi pengolahan air bersih akan dibangun. PMI akan mengirimkan peralatan penjernih air (Water Treatment Plant) untuk memproduksi dan memenuhi ketersedian air bersih bagi korban bencana.

Koordinator Water Sanitation and Hygiene (WASH) PMI Sulteng Narto Ervan Sepatondu mengatakan, saat ini tim yang memiliki spesialisasi WASH sudah melakukan assesment dan pengambilan sempel air. "Rencana ke depan, PMI bangun dua camp instalasi air bersih. Salah satunya di Desa Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu," ungkap Narto melalui keterangan resminya, Rabu (10/10).

Hal itu bertujuan untuk menguji kualitas sumber air di beberapa titik yang nantinya dijadikan camp instalasi pengolahan air bersih. Sekaligus untuk memaksimalkan pelayanan dan terpenuhinya ketersedian layanan air bersih untuk para pengungsi di beberapa titik lokasi pengungsian.

"Saat ini kami sudah dapat dukungan dua unit alat penjernih air bersih jenis OX EI2P. Kekuatan produksi air bersih alat ini terhitung besar," terang Narto.

Alat dengan kapasitas produksi air 5.000 liter per jam tersebut dikirim dari dari gudang regional PMI di Makassar. Tidak menutup kemungikinan, alat itu akan ditambah lagi untuk kebutuhan produksi air di daerah lainnya. Seperti titik lokasi produksi di Kabupaten Donggala.

Narto menekankan, kebutuhan air tentu saja sangat mendesak untuk keperluan minum ataupun lainnya. Pemenuhan kebutuhan air harus dilakukan dengan cepat.

"Meskipun dengan penanganan cepat, ketersediaan air harus dilihat juga kualitasnya. Jangan sampai air yang dikonsumsi menimbulkan masalah baru seperti penyakit," ucapnya.

Setiap harinya, PMI telah melakukan distribusi air bersih. Sebanyak 18 unit armada tangki air dikerahkan dengan mengandalkan sumber dari PDAM setempat.

Diharapkan dengan adanya camp instalasi pengolahan air bersih, pelayanan distribusi air bersih bisa lebih maksimal. Terutama dalam memenuhi kebutuhan warga terdampak gempa bumi dan tsunami.

(rul/JPC)

Alur Cerita Berita

Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 10/10/2018, 14:46 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 10/10/2018, 14:46 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 10/10/2018, 14:46 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 10/10/2018, 14:46 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 10/10/2018, 14:46 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 10/10/2018, 14:46 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 10/10/2018, 14:46 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up