JawaPos Radar

PKS-Gerindra Berebut Kursi Wagub, Golkar: Kasihan Anies Sendirian

10/10/2018, 14:41 WIB | Editor: Erna Martiyanti
PKS-Gerindra Berebut Kursi Wagub, Golkar: Kasihan Anies Sendirian
Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Ashraf Ali melihat, akan ada kekacauan pemerintahan jika Anies bekerja sendiri. (Reyn Gloria/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kekosongan kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah memasuki dua bulan, sementara itu dua partai pengusung baik PKS dan Gerindra masih belum ada titik temu. Keduanya masih berdebat mengenai nama yang akan diserahkan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Ashraf Ali melihat, akan ada kekacauan pemerintahan jika Anies bekerja sendiri. Sebab, gubernur dan wakilnya memiliki kewajiban untuk menentukan kebijakan dalam pembangunan ibu kota.

"Iyalah (bisa kacau), kan kasihan gubernurnya dan ini kan decision maker jabatan politik suatu pemerintahan. Memang kan ada Sekda tapi kan decision-nya ada di gubernur dan wakil gubernur kalau begini kan gubernur kerja sendirian," tuturnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (10/10).

Ashraf menyatakan konstitusi memang mewajibkan keberadaan gubernur haruslah dilengkapi oleh seorang wakil. Agar pekerjaan dapat saling menopang, maka dari itu dia meminta para fraksi dapat lebih berpikir tentang Jakarta bukan hanya kepentingan pribadi.

"Memang konstitusi mewajibkan ada gubernur dan wakil gubernur jadi ya yang saya ingin sampaikan pikirkan Jakarta dan rakyat Jakarta. Walaupun partai politik punya kepentingan sendiri," katanya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar menyampaikan, tidak ada batasan waktu untuk usulan nama wagub pengganti Sandiaga Uno. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berhak mendapatkan wakil gubernur pengganti, namun yang menentukan lama tidaknya adalah partai pengusung.

"Nggak ada aturannya, DPRD mau itu jangan diulur-ulur, ya masyarakat kan mungkin sependapat. Intinya partai pengusung segera konsoliasi, ya diharapkan segera mengajukan calonnya, jangan sampai bertahun-tahun," tegasnya.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up