JawaPos Radar

PKS-Gerindra Berebut Kursi Wagub DKI, Fraksi Golkar Minta Dilibatkan

10/10/2018, 13:33 WIB | Editor: Erna Martiyanti
PKS-Gerindra Berebut Kursi Wagub DKI, Fraksi Golkar Minta Dilibatkan
Faksi Golkar DPRD DKI Jakarta meminta dilibatkan dalam pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno. (Reyn Gloria/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta menilai kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih belum sempurna. Terlebih sejak Sandiaga Uno meninggalkan kursi wakil gubernur DKI Jakarta, Agustus yang lalu karena memilih untuk maju sebagai Calon Wakil Presiden bersama dengan Prabowo Subianto.

Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Ashraf Ali menyatakan, ada baiknya kedua partai pengusung dapat berkordinasi dengan pihak Golkar dan fraksi lain agar menemukan titik terang. Sebab, jika hanya kedua partai pengusung akan terus bersitegang saja.

"Saya berkali-kali juga sudah berkomunikasi, wagub yang dipilih nanti adalah wagub Jakarta bukannya wagub PKS dan Gerindra. Kami diajak bicara dong, sebagai representasi dari rakyat yang ada di sini.  Sebenarnya maunya apa? Jadi jangan tarik keras-kerasan bersitegang," tuturnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (10/10).

PKS-Gerindra Berebut Kursi Wagub DKI, Fraksi Golkar Minta Dilibatkan
Ilustrasi: Kursi wakil gubernur DKI Jakarta masih kosong. (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Kendati demikian dirinya mengakui bahwa itu adalah hak kedua partai pengusung untuk menentukan nama. Sebab, merekalah yang memiliki kewenangan, namun Ashraf ingin baik PKS dan Gerindra tidak melupakan bahwa keputusan akhir ada di tangan DPRD melalui rapat paripurna.

"Dua partai pengusung yang memiliki hak kewenangan untuk itu tapi kami jangan ditinggalkan. Jangan karena persoalan kebijakan politik dipilih si anu dipaksakan ya nanti yang milih DPRD juga, fraksi yang ada di sini," terangnya.

"Wagub yang diusulkan seharusnya memang orang-orang yang jelas punya kemampuan, punya pengalaman integritas, hubungan baik, dan memahami Jakarta gitu loh," tambah Ashraf.

Walaupun begitu, Ashraf berharap agar prosesnya dapat disegerakan. Sehingga, partai-partai pengusung dapat langsung menyerahkan nama dua calon yang dianggap tepat dan dianggap betul-betul dapat membantu gubernur dalam tugas-tugasnya.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up