JawaPos Radar

Rommy: PPP Dukung Jokowi karena Tidak Ingin Kalah Lima Kali

10/10/2018, 13:16 WIB | Editor: Dida Tenola
Rommy: PPP Dukung Jokowi karena Tidak Ingin Kalah Lima Kali
Ketum PPP Romahumurziy saat memberikan arahan mengenai strategi pemenangan Pilpres se-Eks Karesidenan Surakarta, Rabu (10/10). (Ari Purnomo/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Ketua Umum (Ketum) PPP M. Romahurmuziy mengungkapkan alasan di balik dukungan partainya kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma'ruf Amin. Salah satunya karena PPP tidak ingin kalah untuk kelima kalinya melawan Jokowi. Hal itu disampaikan Rommy-sapaan akrabnya- saat memberikan strategi pemenangan Pemilu kepada calon anggota legislatif (caleg) se-Eks Karesidenan Surakarta di Hotel Sahid Jaya, Solo, Rabu (10/10). 

Di hadapan ratusan caleg dari berbagai daerah pemilihan (Dapil), Rommy menceritakan bahwa baru kali ini PPP mengalihkan dukungannya kepada Jokowi. Sebelumnya, PPP selalu berlawanan dengan kubu Jokowi. Mulai dari pemilihan Wali Kota Solo, pemilihan Gubernur DKI Jakarta dan saat Pilpres 2014 lalu. 

"Selama empat kali kami selalu melawan Jokowi, mulai dari Pilkada Solo sampai Pilpres. Selalu kalah. Kami tidak ingin kalah untuk yang kelima kalinya," terang Rommy disambut meriah para peserta.

Rommy sangat optimis Jokowi-Ma'ruf Amin akan memenangkan Pilpres 2019 mendatang. Rommy juga menandaskan, beralihnya PPP dari lawan menjadi pendukung kubu Jokowi karena sesuai dengan ketetapan musyawarah kerja DPP.

Dari hasil musyawarah tersebut, diputuskan bahwa PPP akan mendukung penuh pasangan Jokoi-Ma’ruf Amin untuk Pilpres 2019. Rommy melanjutkan, peta kontestasi Pilpres 2019 adalah sebagai pertandingan ulang dari Pilpres 2014 silam.

"Meskipun wakilnya ganti, tetapi orang tetap melihat dari capresnya. DPP PPP mendukung Jokowi,” lanjut Rommy.

Rommy juga mengatakan, adanya perubahan arah dukungan ini juga merupakan perintah dari ulama tertinggi. Seperti diketahui, PPP merupakan partai yang didirikan oleh para ulama. Diantaranya adalah Maemoen Zubair yang menyampaikan agar PPP meneguhkan tradisi sunni di dalam perpolitikan.

"Tradisi ini kami masukkan dalam prinsip kedua dari enam prinsip PPP yakni amar ma'ruf nahi munkar. Akhirnya kami putar haluan karena menjunjung tinggi perintah ulama," katanya.

 

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up