JawaPos Radar

KPK Geledah Kantor DTPHP Kabupaten Malang

10/10/2018, 12:19 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
KPK
GELEDAH LAGI: KPK kembali menggeledah instansi di Pemkab Malang. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penggeledahan di Kabupaten Malang. Rabu (10/10) ini, petugas kembali menggeledah beberapa titik. Salah satunya Kantor Dinas Bina Marga, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com di Kantor DTPHP Kabupaten Malang, petugas KPK datang sekitar pukul 11.00 WIB . Mereka menggunakan dua unit mobil. Masing-masing Innova hitam plat L dan Hiace Putih plat S.

Enam orang keluar dari mobil itu. Mereka menggunakan masker penutup wajah. Keenamnya dikawal polisi berseragam lengkap dan bersenjata. Sementara itu, ada satu tim KPK keluar dengan menyeret koper merah. Koper itu sudah terlihat sejak penggeledahan hari pertama.

Tanpa menunggu lama, keenam petugas KPK masuk ke salah satu ruangan. Wartawan diminta untuk tidak mendekat. "Buat batas ya," kata salah satu petugas KPK kepada wartawan.

Para pegawai kantor tersebut tampak panik ketika didatangi tim anti-rasuah. Wartawan sempat melihat aktivitas di dalam ruangan. Namun tak lama kemudian, jendela kaca ditutup dengan tirai hijau.

Belum selesai menggeledah ruangan pertama, beberapa petugas beralih ke ruangan di depannya. Seorang pegawai dinas dan dua orang mengenakan rompi bertuliskan KPK di bagian punggung memeriksa ruangan kedua. Hingga kini, aktivitas penggeledahan masih berlangsung.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menjelaskan bahwa selama penggeledahan memang tidak ada pegawai yang diizinkan keluar atau masuk. Bahkan untuk warga yang mengurus keperluan di dinas terkait juga terpaksa harus balik kanan.

Saut menjelaskan, ini dilakukan karena menyangkut kemananan terhadap banyak hal. Mengenai hal ini, pihaknya minta maaf. "Ya sementara terganggu, maaf," ucapnya saat dikonfirmasi JawaPos.com.

Diduga, penggeledahan yang dilakukan KPK di sejumlah kantor dinas di lingkungan Pemkab Malang terkait dengan DAK 2011. Bupati Malang Rendra Kresna bahkan sudah mengaku ditetapkan tersangka oleh KPK. Dia disangkakan menerima gratifikasi.

(tik/JPC)

Alur Cerita Berita

Bupati Malang Dinilai Ksatria 10/10/2018, 12:19 WIB
Bupati Malang Mengaku Jadi Tersangka 10/10/2018, 12:19 WIB
KPK Geledah Pendopo Kabupaten Malang 10/10/2018, 12:19 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up