JawaPos Radar

Resmi Melantai Di Bursa, Saham Kacang Garuda Meroket 49,81 Persen

10/10/2018, 10:50 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Resmi Melantai Di Bursa, Saham Kacang Garuda Meroket 49,81 Persen
Jajaran Direksi dan Komisaris PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) seusai pencatatan perdana saham di Gedung BEI Jakarta, Rabu (10/10) (Romys Binekasri/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Produsen kacang dan makanan ringan, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) resmi mencatatkan sahamnya di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melakukan pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) menjadi emiten yang ke 44 tahun ini.

Dalam debut perdananya, saham GOOD melesat 49,81 persen menjadi Rp 1.925 per lembar saham atau naik 640 poin dari harga penawaran perdana Rp 1.285 per lembar saham. Berdasarkan aturan perdagangan, saham tersebut langsung terkena autotijection.

Direktur Utama Garudafood Hardianto Atmadja mengatakan, IPO ini adalah bagian dari rencana Garudafood untuk memperkuat modal kerja guna menjalankan ekspansi bisnis sebagai strategi bisnis perusahaan dalam jangka panjang.

“Memperoleh dana untuk meningkatkan modal saham sebesar Rp 979,48 miliar. Harga perdana saham GOOD ditetapkan sebesar Rp1.284 per saham. Kami berterima kasih atas dukungan dan kerja sama semjua pihak sehingga Garudafood menjadi perusahaan publik,” ujarnya di gedung BEI Jakarta, Rabu (10/10).

Garudafood menerbitkan saham baru sebanyak 762,84 juta termasuk saham yang diterbitkan kepada Pelican Company Ltd. sebanyak 727,84 juta saham dalam rangka pelaksanaan konversi Mandatory Convertible Bond (MCB). Bersamaan dalam IPO ini juga, Garudafood mengadakan Program Alokasi Saham Karyawan (Employee Stock Allocation atau ESA) sebanyak-banyaknya 2,8 juta saham.

Hardianto mengatakan, IPO ini akan menjadi momentum positif bagi Garudafood untuk terus tumbuh secara berkelanjutan dengan mengoptimalkan peluang pasar yang begitu besar, baik di Indonesia maupun ASEAN. IPO juga akan membawa standar baru dalam tata kelola perusahaan yang baik yang menjadi kebutuhan perusahaan modern.

Sementara Direktur dan Corporate Secretary Garudafood Paulus Tedjosutikno mengatakan, selama periode 4 bulan hingga April 2018, penjualan tercatat naik 13,5 persen menjadi Rp2,9 triliun dari Rp2,5 triliun untuk periode yang sama pada 2017.

Laba bersih perusahaan juga tumbuh 136 persen menjadi Rp222,5 miliar selama periode 4 bulan hingga April 2018 dibandingkan periode yang sama di tahun 2017 sebesar Rp94,5 miliar.

Total aset Garudafood per 30 April 2018 tercatat Rp4,3 triliun atau tumbuh 22,6 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2017 sebesar Rp3,5 triliun.

Kinerja keuangan yang baik dari Garudafood didukung dengan produk–produk yang digemari oleh masyarakat. Garudafood saat ini memproduksi dan menjual produk makanan dan minuman di bawah lima merek unggulannya yaitu Gery, Garuda, Chocolatos, Leo dan Clevo.

Produk-produk tersebut meliputi biskuit, kacang, pilus, keripik, confectionery, minuman susu dan serbuk coklat dengan total sekitar 100 SKU per 30 April 2018. Garudafood saat ini telah melakukan penjualan ekspor ke lebih dari 20 negara dengan fokus pada negara-negara ASEAN, China dan India.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up