JawaPos Radar

First Man Kisahkan Kepedihan di balik Keberhasilan Neil Armstrong

10/10/2018, 10:14 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
Intip Kepedihan Neil Armstrong Sebagai Astronaut Lewat Film First Man
Setelah sukses dengan La La Land tahun 2016, Ryan Gosling akan berperan sebagai Neil Armstrong dalam film First Man. (independent.co.uk)
Share this image

JawaPos.com - Film First Man adalah kolaborasi kedua antara sutradara Damien Chazelle dan aktor Ryan Gosling setelah La La Land (2016). Film tersebut memberi Oscar kepada Chazelle, sementara Gosling menjadi nomine Aktor Terbaik.

Jika La La Land adalah drama musikal yang 100 persen fiksi, First Man diangkat dari buku berjudul sama yang ditulis James R. Hansen. Buku tersebut menuliskan kisah nyata astronaut Neil Armstrong, manusia pertama yang berhasil berjalan di Bulan.

Film dokudrama berdurasi 2 jam 21 menit itu menggambarkan kesulitan-kesulitan mencapai misi tersebut. Penonton diajak melongok perjuangan Armstrong (diperankan Ryan Gosling) dan NASA mulai dari 1961 hingga akhirnya berhasil mendarat di Bulan pada Juli 1969.

First Man - Official Trailer #2 [HD] (YouTube/Universal Pictures)

Dibuka dengan Armstrong yang tengah mengendalikan pesawat ruang angkasa, penonton akan tahu betapa pusing dan mualnya juggling dalam ruang sempit itu hingga berputar-putar. Bisa dibilang, sepanjang film, shaking kamera memegang kunci penting dalam film ini, karena perjalanan dalam kotak besi itu satu-satunya adegan yang tidak membosankan dari film perjalanan Armstrong tersebut.

Hidup Armstrong sebelum pendaratan ke Bulan juga sempat dilanda tragedi, ketika anak perempuannya meninggal karena tumor otak pada awal 1960-an. Belum lagi kejadian demi kejadian menewaskan rekannya sesama astronaut dan itu membuat penonton meyakini betapa pedih kehidupan yang dijalani Armstrong harus kehilangan orang-orang yang dicintai demi mencapai ambisinya.

Film ini sukses berkat kemampuan visual Chazelle yang luar biasa, ruang angkasa tak pernah terlihat begitu luar biasa sekaligus menimbulkan klaustrofobia. Selain itu, berbeda dengan Apollo 13, First Man juga menunjukkan sisi politik.

Beberapa gambaran politik ditampilkan lewat pidato Presiden John F Kennedy, juga bagaimana proyek NASA menimbulkan kontroversi terkait dana. Salah satu historical moment yang membuat terenyuh semisal saat lagu Gil Scott-Heron Whitey on The Moon dinyanyikan oleh orang-orang kulit hitam.

I can't pay no doctor bills
But Whitey's on the moon
Ten years from now I'll be paying still
While Whitey's on the moon

You know, the man just upped my rent last night
Cause Whitey's on the moon
No hot water, no toilets, no lights
But Whitey's on the moon

Selain Gosling sebagai pemeran utama, First Man dibintangi oleh Claire Foy, Jason Clarke, Kyle Chandler, Corey Stoll, Lukas Haas, dan Ciaran Hinds. Film First Man akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai hari ini, Rabu, 10 Oktober 2018.

(yln/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up