JawaPos Radar

Jelang Sumpah Pemuda, Caleg Muda Kader Bangsa Deklarasi

10/10/2018, 01:03 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Jelang Sumpah Pemuda, Caleg Muda Kader Bangsa Deklarasi
Para caleg muda dari seluruh Indonesia mendeklarasikan diri sebagai calon pemimpin yang lebih baik (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Sejumlah caleg muda dari berbagai partai politik yang bakal maju pada Pemilu 2019 mendeklarasikan gerakan Caleg Muda Kader Bangsa. Gerakan tersebut juga sebagai refleksi menyambut Hari Sumpah Pemuda 2018 pada Oktober ini.

“Kami caleg muda kader bangsa siap menjadi pemimpin untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik,” kata perwakilan caleg muda.

Isi dari deklarasi adalah sejumlah aspirasi publik. Penyusunannya berdasarkan apa yang dirasakan oleh para caleg muda dari berbagai partai politik dan daerah di Indonesia.

Terdapat sembilan pandangan mengenai masalah utama bangsa Indonesia. Pertama, lemahnya komitmen berkonstitusi. Kedu penegakan hukum yang masih inkonsisten. Ketiga rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia dan daya saing anak muda.

Keempat tingginya praktik dan mentalitas korupsi. Kelima merebaknya hoax, ujaran kebencian dan konflik politik yang kontra produktif. Keenam merebaknya intoleransi, radikalisme dan terorisme.

Ketujuh rendahnya transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan dari tingkat daerah hingga pusat. Kedelapan lemahnya pembangunan industri, ekonomi rakyat dan aspek kesejahteraan sosial. Kesembilan masih lemahnya pelayanan publik.

Dari isu tersebut, caleg muda kader bangsa berkomitmen untuk. Pertama setia mengawal Pancasila dan konstitusi Indonesia. Kedua berkolaborasi dan bersinergi secara positif dalam berbagai aktifitas politik yang berkeadaban dan bermanfaat secara produktif untuk kehidupan dan kesejahteraan rakyat.

Ketua tidak memproduksi dan menyebarkan segala berita kebohongan, ujaran kebencian dan hoax dalam mewujudkan demokrasi yang sehat dan berkualitas. Keempat tidak melakukan seluruh bentuk politik transaksional sebagai wujud sikap anti korupsi dan pembusukan demokrasi.

Kelima mendorong kesejahteraan umum untuk seluruh rakyat, mengutamakan Sumber Daya Manusia yang unggul dan budi pekerti yang luhur, memajukan ekonomi kreatif, serta peduli terhadap pembangunan karakter dan komunitas berbangsa-bernegara yang toleran, berkarakter, bersatu dan produktif.

(yuz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up