JawaPos Radar

Pasang Harga Rp 750 Ribu, Istri Hamil 8 Bulan Diajak Pesta Seks

09/10/2018, 20:19 WIB | Editor: Dida Tenola
Pasang Harga Rp 750 Ribu, Istri Hamil 8 Bulan Diajak Pesta Seks
Wadirreskrimum Polda Jawa Timur AKBP Juda Nusa Putra (kiri) menunjukkan sejumlah barang bukti berupa pakaian dalam, kondom, dan buku nikah. (Aryo Mahendro/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Polda Jawa Timur menangkap seorang penyelenggara pesta seks dengan cara bertukar pasangan (swinger). Tersangkanya, bernama Eko Hardianto, 31, warga Jalan Sumbo Sidodadi, Surabaya. 

Eko tertangkap di salah satu hotel bintang tiga di Jalan Diponegoro. Parahnya, dia mengajak istrinya yang sedang hamil 8 bulan untuk melakukan hubungan badan dengan dua pasutri. Masing-masing berinisial AG, AD, ARP, dan DY. 

Wadirreskrimum Polda Jawa Timur AKBP Juda Nusa Putra mengatakan, Eko terbukti mengambil keuntungan dari pesta seks tersebut. Dia mematok tarif terhadap dua pasutri lain sebesar Rp 750 ribu. Tarif tersebut dibayar dua kali.

Pertama dibayar Rp 294 ribu sebelum bertemu di hotel. Sisanya akan dibayarkan setelah mereka puas berhubungan badan. "Tersangka sudah tiga kali menyelenggarakan pesta seks serupa. Semua pestanya digelar di hotel di Surabaya. Modusnya, sama," kata Juda, Selasa (9/10).

Juda menjelaskan, Eko tertangkap berkat patroli siber. Polisi menemukan akun Twitter bernama @ekodok87 dan @pasutri94. Dia mengatakan, ada keterangan bahwa akun tersebut mengadakan layanan seks soft party dan threesome. 

Mengetahui ada akun Twitter dengan postingan seperti itu, Juda dan jajarannya pun langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi mendapat informasi bahwa pemilik akun tersebut akan mengadakan pesta seks. "Saat penangkapan, kami sempat menggeladah dan melakukan tes urine. Hasilnya, mereka semua negatif narkoba. Kami juga tidak menemukan ada bukti narkoba di kamar hotel," tambahnya. 

Polisi dengan dua melati di pundah itu menyatakan, pihaknya akan terus menggali keterangan dari tersangka dan dua pasutri lain yang masih berstatus sebagai saksi.Dari hasil interogasi sementara, Eko sudah pernah menyelenggarakan pesta seks serupa sebanyak empat kali. Perbuatan tercela itu dilakoninya sejak tahun lalu.

 

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up