JawaPos Radar

Dua Wali Kota Dilantik, Ini Pesan Gubernur Sumbar

09/10/2018, 20:02 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Dua Wali Kota Dilantik, Ini Pesan Gubernur Sumbar
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno melantik dua wali kota dan wakil walikota pemenang pemilihah kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 di aula kantor Gubernur, Selasa (9/10). (Riki Chandra/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Dua wali kota dan wakil walikota pemenang pemilihah kepala daerah (Pilkada) serentak 2018, resmi dilantik Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno di aula kantor Gubernur, Selasa (9/10). Masing-masing yang dilantik adalah wali kota Padang Panjang Fadly Amran bersama wakilnya Asrul.

Kemudian wali kota Pariaman Genius Umar dan wakilnya Mardison Mahyuddin.

Dalam pidatonya, Irwan Prayitno meminta, kedua wali kota baru segera merampungkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan DPRD masing-masing daerah. Paling tidak, dalam waktu 6 bulan ke depan, RPJMD kedua daerah harus selesai dibahas.

"Harus segera merampungkan RPJMD dan masing-masing kepala daerah harus juga menetapkan potensi daerah masing-masing. Sehingga sejalan dengan perekonomian masyarakat setempat," kata Irwan.

Padang Panjang misalnya, kata Irwan, meski wilayah teritorialnya terbilang kecil, namun tidak tertutup kemungkinan terdapat beragam persoalan yang dihadapi masyarakat. Begitu juga kota Pariaman yang menjadi salah satu daerah tujuan wisata.

Irwan juga meminta, agar kepala daerah proaktif menyikapi setiap perubahan dalam peratuan pemerintahan. Sebab jika tidak cermat, hal ini nantinya akan berdampak risiko pada kepala daerah itu sendiri.

"Peratursan terus berubah, kepala daerah harus mempelajari aturan-aturan itu. Misalnya, kita telah menyiapkan siapa yang akan menjadi Sekda, kemudian sudah diumumkan. Tiba-tiba dalam aturan yang baru tidak begitu mekanismenya. Uang sudah keluar tentu ini menyalahi aturan," kata politisi PKS itu.

Selain itu, Gubernur dua periode ini juga memesankan hal yang teramat penting bagi kedua wako terpilih. Yakni merangkul menjalin silaturahmi dengan lawan politik. Suatu keelokan bagi kepala daerah terpilih merangkul orang-orang yang pernah berseberangan ketika pesta demokrasi berlangsung.

"Bangun daerah secara bersama-sama. Mudah mudahan potensi daerah bisa termanfaatkan dengan baik," pinta Irwan. 

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up