JawaPos Radar

Pegawai Cipta Karya Kabupaten Malang Mengeluh Kantornya Digeledah KPK

09/10/2018, 20:02 WIB | Editor: Dida Tenola
Pegawai Cipta Karya Kabupaten Malang Mengeluh Kantornya Digeledah KPK
Sejumlah pegawai DPKPCK Kabupaten Malang tampak duduk-duduk di luar kantor (Tika Hapsari/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- KPK menggeledah Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, Kepanjen, Selasa (9/10). Penggeledahan tersebut berdampak pada aktivitas pelayanan di sana.

Dari pantauan JawaPos.com, banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) DPKPCK Kabupaten yang keleleran. Mereka terlihat leyeh-leyeh di luar gedung. Ada yang merokok, ada yang bersenda gurau, ada yang cuma duduk-duduk santai.

Bahkan mereka terlihat nametag yang terpasang di seragam. Seorang PNS perempuan yang menolak ditulis namanya berkeluh kesah kepada JawaPos.com. Dia mengaku tak bisa berbuat banyak. ”Aktivitas kedinasan terganggu. Kami nggak bisa bekerja,” curhatnya.

Sementara itu, pelayanan di DPKPCK juga terhenti. Beberapa masyarakat yang ingin mengurus administrasi terpaksa disuruh pulang."Ya kami tidak memperbolehkan masuk masyarakat yang ingin mengurus administrasi di dinas," kata salah satu petugas Satpol PP yang terus menutupi nametagnya, mencoba menghindari wartawan. 

Petugas KPK yang menggeledah kantor DPKPCK hanya sesekali keluar dari dalam kantor. Tak ada pernyataan apapun yang terlontar. Mereka juga sempat menggeledah mobil berwarna hitam yang diduga milik Kabid Perumahan Imam Suyono.

Setelah menggeledah mobil, petugas KPK yang berjumlah dua orang itu masuk kembali kedalam kantor DPKPCK. Mereka kembali keluar pukul 17.00. 

Secara terpisah, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan bahwa kantor DPKPCK memang perlu disterilkan. "Karena untuk keamanan terhadap banyak hal. Baik barang bukti dan operasinya sendiri. Sementara memang keganggu (aktivitas kantor), kami meminta maaf," kata Saut melalui WhatsApp.

Mereka kemudian terlihat membawa dua kardus dari dalam gedung DPKPCK. Selain itu juga tampak dua koper warna hitam yang dibawa ke dalam mobil.Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa penggeledahan di Malang adalah untuk kepentingan pengembangan. ”Jadi kegiatan di Malang ini bukan pemeriksaan,” kata Febri.

 

(tik/JPC)

Alur Cerita Berita

Bupati Malang Dinilai Ksatria 09/10/2018, 20:02 WIB
Bupati Malang Mengaku Jadi Tersangka 09/10/2018, 20:02 WIB
KPK Geledah Pendopo Kabupaten Malang 09/10/2018, 20:02 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up