JawaPos Radar

Daerah Terisolasi Sudah Bisa Diakses, Bantuan dan Logistik Tersalurkan

09/10/2018, 17:54 WIB | Editor: Estu Suryowati
Daerah Terisolasi Sudah Bisa Diakses, Bantuan dan Logistik Tersalurkan
Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) saat membawa logistik bantu di Posko Logistik Wilayah Palu Barat, Sulawesi Tengah, Selasa (9/10). (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah memastikan tidak ada lagi daerah yang terisolasi akibat gempa 7,4 Skala Richter disertai tsunami yang melanda Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng). Memasuki hari ke-11 pascabencana ini, bantuan logistik dipastikan sudah bisa masuk untuk seluruh masyarakat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, bantuan sampai saat ini masih terus berdatangan. Bantuan logistik untuk daerah-daerah terisolasi yang sebelumnya terkendala jalan rusak dan tertimbun longsor, kini sudah dapat disalurkan.

"Ada beberapa daerah yang sebelumnya terisolasi, tetapi sekarang sudah bisa ditembus semuanya. Dan bantuan baik menggunakan darat, maupun laut, udara (sudah bisa) dilakukan," ujarnya saat menggelar konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (9/10).

Daerah Terisolasi Sudah Bisa Diakses, Bantuan dan Logistik Tersalurkan
Logistik nantinya akan dibagikan kepada pengungsi korban gempa dan tsunami Palu, Sigi dan Donggala. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)

Dia melaporkan, fasilitas lainnya seperti listrik sudah membaik hingga 90 persen. Begitu juga dengan layanan bahan bakar minyak (BBM). Sebanyak 27 titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di pusat kota sudah mulai beroperasi.

"Kemudian air bersih, dukungan baik dari mobil tangki, sumur bor, dan sebagainya ada. Telekomunikasi juga (mulai pulih)," sebut Sutopo.

Sebelumnya, ada empat kecamatan di Kabupaten Sigi yang terisolasi, antara lain Kecamatan Lindu, Kolawi, Kolawi Selatan, dan Pipikoro. Selama satu pekan pascabencana, pendistribusian logistik menggunakan helikopter.

Menurutnya, keempat daerah tersebut terisolasi lantaran akses darat menuju ke lokasi yang rusak parah. Sehingga tidak bisa diakses untuk mengirim bantuan.

"Helikopter yang ada di sana baik dari TNI, Basarnas, BNPB dikerahkan untuk distribusi logistik di daerah terisolasi, termasuk dropping pasukan tim Basarnas untuk melakukan pencarian korban di empat kecamatan," kata Sutopo, Kamis (4/10).

(ce1/yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up