JawaPos Radar

Asian Para Games 2018

Jadi Wakil Tunggal Palestina di APG 2018, Zohud ingin Bikin Sejarah

09/10/2018, 17:45 WIB | Editor: Banu Adikara
Asian Para Games 2018, INAPGOC, Kemenpora, Indonesia, Palestina, Mahmoud Zohud
Mahmoud Zohud, satu-satunya atlet Palestina di Asian Para Games 2018 (Bintang Rahmat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Menjadi satu-satunya atlet yang mewakili negaranya di Asian Para Games 2018 tidak membuat Mahmoud Zohud pesimistis. Sebaliknya, atlet tolak peluru kategori F55 asal Palestina itu justru ingin memberikan hasil yang terbaik kepada negaranya.

Lebih dari itu, Zohud ingin dirinya menjadi contoh nyata bagi Palestina bahwa penyandang disabilitas seperti dirinya bisa tetap berjuang di negeri orang meski hanya seorang diri.

"Saya ingin memecahkan rekor. Dapat medali emas, perak, atau perunggu, apapun itu tidak masalah. Ini untuk Palestina dan untuk memotivasi semua masyarakat Palestina agar termotivasi untuk menjadi atlet," ucapnya Selasa (9/10) di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan.

Untuk diketahui, Zohud terpaksa berjuang seorang diri di Asian Para Games 2018 lantaran kawan-kawan seperjuangannya yang lain mengalami kendala teknis dalam pendaftaran. Karena hanya dirinya yang terverifikasi, alhasil ia harus bertarung seorang diri.

Zohud menuturkan, semangatnya berjuang di Asian Para Games 2018 juga kian menggebu untuk menghibur kawan-kawan di negaranya yang menjadi korban perang. Banyak diantara mereka yang terpaksa menjadi penyandang disabilitas karena terkena imbas peperangan. Kondisi ini jugalah yang akhirnya membuat rakyat Palestina tidak termotivasi menjadi atlet.

Zohud merasa, para korban perang di negaranya saat ini betul-betul sedang butuh suntikan moral. Zohud pun bertekad meraih prestasi demi merealisasikan hal tersebut.

Lebih dari itu, Zohud ingin menunjukkan bahwa status disabilitas yang disandang seseorang, baik bawaan lahir ataupun didapat dari insiden tak diinginkan, tidak membuat karir orang tersebut bisa mati seketika. Menjadi atlet adalah salah satu alternatif yang bisa dilakukan.

"Sekarang bendera Palestina sudah dapat berkibar di ajang internasional. Saya berharap semua orang Palestina dapat termotivasi dan tetap berlatih karena ada kesempatan untuk mengikuti ajang internasional," jelas atlet asal kota Gaza itu.

(mat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up