JawaPos Radar

Asian Para Games 2018

Pejudo Didiskualifikasi Karena Tolak Lepas Jilbab, Fahri: Saya Sedih

09/10/2018, 17:03 WIB | Editor: Kuswandi
Fahri Hamzah
Fahri Hamzah di sela-sela acara May Day, Selasa (1/5) (Sabik/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah merasa prihatin dengan adanya Atlet judo putri Indonesia kelas 52 kilogram Miftahul Jannah, terdiskualifikasi dari pertandingan judo tuna netra Asian Para Games 2018. Miftahul terpaksa didepak lantaran tidak sepakat mengikuti aturan pertandingan dengan melepas jilbab.

"Itulah terus terang saya prihatin, dan sedih sekali bahwa Indonesia sebagai tuan rumah tidak mampu membela pakaian yang dipakai mayoritas perempuan," ungkap Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/10).

Dia juga merasa aneh dengan aturan pertandingan Judo di Asian Para Games yang melarang atlit perempuan untuk menggunakan jilbab. Padahal legislator asal Sumbawa ini bilang, kompetisi Asian Games sebelumnya banyak atlet yang berprestasi.

Contohnya, lanjut Fahri, Aries Susanti, atlet panjat tebing yang mengenakan jilbab dinilai berprestasi. Bahkan dirinya menjuluki Aries sebagai Laba-Laba.

"Orang pakai jilbab panjat tebing juara dunia kok, apalagi ini sekedar taekwondo-taekwondo soal gampang itu. Orang itu jadi laba-laba aja pakai jilbab, ini suka enggak masuk akal panitianya. Kadang-kadang minder wardekh kata orang Belanda," cetusnya.

Lebih lanjut, Fahri menambahkan, sejatinya panitia terkait tak perlu takut dengan kemampuan Mifathul. Sebab, aturan pelarangan menggunakan jilbab dinilai masuk ke dalam kategori diskriminasi.

"Orang jilbaber-jilbaber menyumbang emas ya kaya manusia laba-laba paling cepat itu bangga kita melihat pakai jilbab," jelasnya.

Sebagai informasi, atlet judo putri Indonesia Miftahul Jannah kelas 52 kilogram terdiskualifikasi dari pertandingan judo tuna netra Asian Para Games 2018. Ini terjadi akibat dia enggan mengikuti aturan pertandingan yaitu melepas jilbab. Sedianya, atlet berusia 21 tahun itu akan melawan atlet Mongolia Oyun Gantulga pada pertandingan 16 besar putri.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up