JawaPos Radar

Di Tengah Duka Bencana Palu, Pemkot Makassar Gelar Festival F8

09/10/2018, 16:32 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Di Tengah Duka Bencana Palu, Pemkot Makassar Gelar Festival F8
Persiapan pembukaan Makassar International Eight Festival (F8) yang tersebar di berbagai lokasi strategis jalur utama di Makassar, jalan Hertasing, Selasa (9/10). (Sahrul Ramadhan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemeritah Kota (Pemkot) Makassar menggelar Makassar International Eight Festival (F8). Ajang festival tahunan ini diagendakan resmi dibuka pada Rabu (10/10) besok dan berakhir hingga (14/10) mendatang. 

Kawasan anjungan pantai Losari yang legendaris, dipilih menjadi pusat festival. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar), Rusmayani mengungkapkan, tujuan diadakannya kembali festival F8 ini adalah mengangkat dan memperkenalkan budaya-budaya yang ada di Sulawesi Selatan (Sulsel). 

"Ini merupakan kegiatan rutin tahunan dari Pemkot Makassar, yang baru tahun ketiga ini sudah masuk dalam kalender event nasional di kawasan Indonesia Timur," kata Rusmayani saat memberikan keterangan di Makassar, Selasa (9/10). 

Festival ini akan menampilkan 8 sajian utama yang secara menyeluruh berawal dari huruf F. Mulai dari fashion, film, food & fruit, folk, flora & fauna, fine arts, fusion music, fiction writers & font, yang kemudian disingkat (F8). 

Pelaksanaan F8 2018 ini merupakan tahun ketiga setelah pertama dilaksanakan pada 2016 lalu. Di tahun ketiga ini, pemkot melibatkan 15 negara baik Asia dan Eropa melalui delegasinya masing-masing untuk hadir. 

Mereka akan disuguhkan dan diperkenalkan keanekaragaman budaya dan tradisi yang berasal dari berbagai daerah di Sulsel. "Melalui kegiatan ini, kita bisa menjadikan ajang promosi untuk kabupaten dan kota mencakup Indonesia, khususnya di Sulsel," sebutnya. 

Di sela-sela kegiatan F8 selama 4 hari penuh itu, pemkot mengagendakan untuk menyisipkan penggalangan dana untuk seluruh korban bencana gempa dan tsunami di kota Palu, kabupaten Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). 

Motede penggalangan dana akan disampaikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto setelah agenda nasional ini resmi dibuka. Di samping itu, pemkot melalui Dinas Sosial (Dinsos) membentuk tim penggalangan dana tepat dalam momentum pelaksanaan F8 diresmikan. 

"Nanti pak Wali dan beberapa pejabat akan mengedarkan semacam celengan untuk orang-orang yang ingin memberikan sumbangannya untuk korban bencana di Sulteng," ungkapnya. 

Dalam pelaksanaan F8 ini, pemkot menargetkan 1,5 juta pengunjung dengan total perputaran ekonomi mencapai Rp 10 miliar. Tidak hanya itu, sebanyak 30 perancang busana lokal dan lima perancang busana nasional dikabarkan bakal memeriahkan event tersebut. 

Lokasi pelaksanaan F8 akan dibagi menjadi empat zona. Pertama, di dekat Center Point of Indonesia (CPI) jalan Metro Tanjung Bunga, menampilkan food and floating market. Zona kedua dan ketiga di panggung utama di anjungan City Of Makassar yang menampilkan flora dan fauna dan zona keempat Anjungan Toraja Mandar menampilkan folk dan film.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Dispar  Makassar Amalia Malik, menambahkan dari 15 negara peserta yang dilibatkan menjadi tamu, terdapat 28 orang delegasi. Tiap-tiap negara, mengutus lebih dari 1 orang untuk hadir dalam kemeriahaan puncak even F8 ini. 

"Itu total personel keseluruhan. Karenkan satu negara biasanya ada yang mengirim satu atau dua orang delegasinya. Ada yang hadir seperti Konjennya dan perwakilan lainnya," tambahnya di konfirmasi terpisah. 

Dikabarkan, Presiden RI Joko Widodo, akan membuka peresmian even F8 ini. Hanya saja lanjut Amalia, informasi tersebut belum bisa dipastikan mengingat orang nomor 1 di Indonesia itu belum memberikan afirmasinya. "Sampai saat ini belum ada informasi resmi untuk itu," pungkasnya. 

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up