JawaPos Radar

Kasus Tak Disidang, Nelayan Kepiting Bantul Lega

09/10/2018, 15:58 WIB | Editor: Budi Warsito
Kasus Tak Disidang, Nelayan Kepiting Bantul Lega
Penyerahan berkas perkara di kantor DKP DIJ, Selasa (9/10). (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tri Mulyadi, 32, nelayan Pantai Samas, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mengaku bersyukur atas kasusnya yang tak sampai ke persidangan. Kini ia pun lebih bisa fokus untuk mencari nafkah menghidupi istri dan kedua anaknya.

"Ya saya sedikit lega, karena kasus ini tidak sampai ke persidangan. Sekarang kalau cari nafkah bisa lebih plong lah," kata Tri Mulyadi di kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIJ, Selasa (9/10).

Selama proses kasus ini, ia mengaku setiap kali beraktifitas mencari nafkah dirinya menjadi tidak konsentrasi. Selain karena memikirkan bagaimana nasib ke depannya juga masih diwajibkan untuk lapor. "Kemarin kan pikirannya muter-muter," katanya.

Selama ini, untuk menyambung hidup keluarganya, dirinya juga bekerja serabutan. Menjadi buruh di lahan pertanian milik tetangganya.

Sementara untuk mencari ikan atau hasil laut lainnya, sampai saat ini pun masih sangat sedikit. Sempat ada tawaran untuk melaut dari Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), namun belum dilakukannya. "Kalau masih ada ikannya, mau ke Cilacap setelah selesai kasus ini," ucapnya.

Sekretaris Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Jogjakarta, Dedi Sukmadi sebagai pendamping hukum Tri Mulyadi menambahkan, pihaknya mendampingi nelayan agar bisa tetap tenang. "Kami selalu mengawal. Kami tidak melawan pemerintah kami melindungi nelayan agar tahu hak dan kewajiban," ucapnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, berkas perkara Tri Mulyadi dilimpahkan dari Ditpolair Polda DIJ ke DKP DIJ. Atas dasar gelar perkara yang telah dilakukan belum lama ini.

Selanjutnya, proses hukum dari Tri Mulyadi pun ditindaklanjuti oleh DKP DIJ. Untuk diberikan sanksi berupa pembinaan agar tak mengulangi kembali. Yaitu menangkap kepiting dengan berat tak sesuai aturan.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up