JawaPos Radar

Warga Binaan Mendapat Pelatihan Bidang Konstruksi Untuk Bekal Diri

09/10/2018, 15:44 WIB | Editor: Budi Warsito
Warga Binaan Mendapat Pelatihan Bidang Konstruksi Untuk Bekal Diri
Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), Sri Puguh Budi Utami, saat bersama warga binaan Lapas Kelas II Batam. (Boni Bani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - 975 warga binaan Lapas Kelas II Batam mengikuti pelatihan di bidang konstruksi pada Selasa (9/10). Pelatihan tersebut dilakukan, dengan tujuan agar para warga binaan nantinya berguna di masyarakat.  

Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), Sri Puguh Budi Utami meminta, seluruh peserta pelatihan di bidang konstruksi tahap II untuk benar-benar serius menjalani pelatihan.

Selain bertujuan agar para warga binaan berguna di masyarakat, diharapkan mereka bisa memenuhi kebutuhan ekonomi diri dan keluarganya seusai menjalani pembinaan di Lembaga Pasyarakatan (Lapas).

Warga Binaan Mendapat Pelatihan Bidang Konstruksi Untuk Bekal Diri
Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), Sri Puguh Budi Utami, saat bersama warga binaan Lapas Kelas II Batam. (Boni Bani/JawaPos.com)

"Hapus nama kita dari daftar masa lalu yabg kelam dengan jadi profesional di bidangnya. Manfaatkan betul-betul kesempatan sertifikasi ini. Ada nilai ekonomi yabg bisa dihasilkan dari ketetampilan yang dimiliki," kata Utami ketika membuka pelatihan yang diikuti secara serentak 12 Lapas di seluruh Indonesia, di Lapas Kelas II Batam, Selasa (9/10).

Utami melanjutkan, setelah memiliki keterampilan, ia menginginkan seluruh peserta segera melakukan hal-hal baik sesuai dengan kemampuannya, terlebih setelah berada di masyarakat.

Tak hanya itu saja, pelatiham dilakiukan agar mereka bisa kembali ke masyarakat secara bebas, harus dimanfaatkan dengan berbuat hal-hal baik. Dimana sebelumnya banyak kegiatan yang tidak bisa dilakukan karena tertahan oleh proses hukum yang dijalani.

Kemenkum HAM bersama kementerian terkait, lanjut Utami, telah menjalin kerja sama agar keterampilan yang dimiliki warga binaanbisa tersalurkan sesuai dengan kamampuan yang dimilikinya.

"Mereka yang lulus sertifikasi, otomatis tercatat menjadi profesional di bidangnya, dan siap diterjunkan dimana tenaga mereka dibutuhkan," kata Utami lagi.


Dari ratusan warga binaan yang telah lulus sertifikasi sebelumnya, sudah ada peserta yang telah turun langsung. Dimana mereka menjadi tenaga terampil di Lapas, karena memang masih harus menjalani masa binaan.


Lebih jauh, Utami menjelaskan bahwa, tenaga terampil dari warga binaan masih sangat dibutuhkan. Sehingga dengan sertifikasi yang ada, mereka akan berada di posisi sama dengan warga lain yang juga memiliki sertifikasi, walaupun mereka memiliki sejarah yang tidak mengenakan sebelumnya.

"Lupakan masa lalu yang kelam, mari kita menjadi berguna dengan berkontribusi nyata di masyarakat kelak," kata Utami yang disambut tepuk tangan dari 150 warga binaan Lapas Kelas II A Batam.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up