JawaPos Radar

Asian Para Games 2018

Kasus Miftahul Jannah, Menpora Minta Regulasi Para Judo Diubah

09/10/2018, 15:44 WIB | Editor: Banu Adikara
Asian Para Games 2018, INAPGOC, Kemenpora, Indonesia, Miftahul Jannah, judo
Atlet para judo putri Indonesia Miftahul Jannah bersama Menpora Imam Nahrawi (Bagusthira Evan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahrgaga Imam Nahrawi menanggapi persoalan didiskualifikasinya atlet para Judo Miftahul Jannah karena menolak membuka jilbab saat pertandingan Asian Para Games 2018. Imam berencana akan melakukan koordinasi dengan Federasi Internasional Judo (IJF) untuk merubah regulasinya.

"Kita kedepannya akan minta federasi internasional untuk membuat regulasi yang lebuh lentur. Bahwa terkait penggunaan hijab yang dinilai berbahaya harus dicek ulang, karena ada beberapa cabor yang sudah mengizinkannya. Seperti renang, wushu, pencak silat, karate yang telah memperbolehkan (hijab, Red) untuk bertanding," kata Imam, Selasa (9/10).

Imam bahkan juga berencana mendatangkan desainer handal untuk membuat secara khusus hijab yang bisa digunakan untuk pertandingan, dalam kasus ini cabang olahraga para judo.

"Judo harus melakukan trobosan, undanglah disainer untuk mendesain (tutup kepala yang tak berbahaya, Red) sehingga momen ini tak terulang di kemudian hari. Ini supaya regulasi yang ada betul-betul memberikan rasa aman dan nyaman bagi atletnya," katanya.

Imam juga menuturkan bahwainsiden ini menjadi pelajaran untuk Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia yang harus menegaskan regulasi yang ada. Sebab dalam waktu dekat para atlet juga akan menjalani pertandingan bergensi lainnya seperti ASEAN Para Games 2019 dan Paralimpiade 2020.

"Semoga persitiwa ini bisa jadi momentum pemerintah Indonesia untuk merekomendasikan harus ada kelonggaran bagi atlet muslimah untuk pakai penutup yang tidak membuat cidera dan bahaya," tutup Imam.

(isa/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up