JawaPos Radar

975 Warga Binaan Dapat Pelatihan Jasa Konstruksi

09/10/2018, 15:30 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Pelatihan Warga Binaan
Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM Sri Puguh Budi Utami dalam pembukaan pelatihan bagi warga binaan di Lapas Kelas II Batam. (Bobi Bani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Peningkatan kapasitas bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bidang jasa konstruksi kembali dilakukan. Ini merupakan kegiatan tahap II. Adapun tahap pertama sudah digelar akhir Juli 2018. Acara berlangsung di Lapas Nusa Kambangan dan Cipinang dengan diikuti 131 warga binaan. Kemudian pelaksanaan fasilitas uji bagi warga binaan di 10 lapas dengan 910 peserta.

Kegiatan dibuka Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanudin dan Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM Sri Puguh Budi Utami di Lapas Kelas II A Batam, Selasa (9/10) siang. Melalui sambungan teleconference, pembukaan kegiatan pelatihan juga dilaksanakan secara serentak di 12 lapas seluruh Indonesia.

12 Lapas di antaranya Lapas Batam dengan 150 peserta, Pekanbaru dengan 100 peserta, Bandar Lampung 45 peserta, Jambi 70 peserta, Tangerang 125 peserta, Semarang 125 peserta, dan Malang 150 peserta. Lalu Denpasar 20 peserta, Pontianak 100 peserta , Manado 50 peserta, Ternate 20 peserta, dan Fak-Fak 20 peserta.

Pelatihan ini merupakan tindak lanjut kerja sama tentang peningkatan kapasitas bagi petugas dan warga binaan pemasyarakatan di delapan bidang jasa konstruksi. Kegiatan berdasarkan MoU yang telah di tandatangan di Nusakambangan pada 27 Juli 2018. Penandatanganan dilakukan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimudjono dan Menteri Hukum dan hak Asasi manusia (Menkumham) Yasonna Laoly.

Membangun karakter dan memberikan kesempatan kerja bagi warga binaan merupakan tujuan dari kerja sama yang dibangun. Bagi WBP yang telah menjalani 2/3 dari masa tahanan, diberikan kesempatan berlatih dan mendapatkan sertifikasi sebagai tukang.

"Program ini tidak hanya untuk memenuhi kewajiban dari amanat UU Jasa Konstruksi tentang kewajiban tenaga kerja konstruksi bersertifikat. Tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup para warga binaan pada saat mereka kembali kepada lingkungan sosialnya," kata Syarif.

Di setiap lapas, warga binaan diberikan tempat latihan untuk meningkatkan kemampuannya. Serta dilibatkan dalam pembangunan fasilitas umum dan fasilitas sosial yang ada dilingkungan lapas.

Fasilitasi pelatihan dan Uji bagi warga binaan akan dilaksanakan pada 9-11 Oktober 2018. Jumlah warga binaan yang akan mengikuti pelatihan dan uji sertifikasi sebanyak 975 orang. Jadi total jumlah warga binaan pemasyarakatan yang telah dan akan di sertifikasi sebanyak 1.952 orang.

Seluruh warga binaan yang telah tersertifikasi sebagai tenaga kerja konstruksi akan tercatat dalam sistem data base LPJK. Serta akan menjadi sumber informasi bagi seluruh badan usaha jasa konstruksi yang memerlukan tenaga terampil untuk pembangunan infrastruktur.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up