JawaPos Radar

Belum Jemput Paksa

KPK Masih Tunggu Itikad Baik Sjamsul Nursalim dan Istrinya

09/10/2018, 15:20 WIB | Editor: Kuswandi
Febri Diansyah
Juru bicara KPK Febri Diansyah saat diwawancarai awak media (Intan Piliang/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini kembali menjadwalkan Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim untuk diperiksa terkait penyelidikan terkait pengembangan kasus Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI). Namun, atas panggilan tersebut, keduanya kembali tak menghadiri panggilan pemeriskaan yang dilakukan penyelidik.

"Sampai Selasa siang ini belum ada informasi pihak Sjamsul terkait dengan keinginan untuk menghadiri permintaan keterangan di kasus BLBI," ungkap juru bicara KPK Febri Diansyah pada awak media, Selasa (9/10).

Atas ketidakhadiran keduanya, mantan aktivis ICW ini juga meminta pasutri tersebut kooperatif untuk hadir memberikan keterangan yang benar dari pihak mereka.

"Jika nanti tidak hadir, KPK akan memanggil kembali. Perlu dipahami, KPK justru sedang memberikan ruang untuk Sjamsul Nursalim dan istri untuk memberikan keterangan yang benar menurut mereka," imbuhnya.

Sekadar informasi, KPK masih terus mengembangklan kasus BLBI sebagai upaya KPK mengembalikan semaksimal mungkin pada negara dugaan kerugian negara senilai Rp 4,58 Triliun.

Sebelumnya, dalam perkara BLBI, hakim telah memvonis mantan Kepala BPPN, Syafruddin Arsyad Temenggung bersalah karena merugikan negara Rp 4,58 triliun dalam penerbitan Surat Keterangan Lunas untuk Bank Dagang Negara Indonesia. Hakim menghukum Syafruddin 13 tahun penjara dan denda Rp 700 juta subsider 3 bulan kurungan.

Dalam pertimbangannya hakim menyatakan Syafruddin melakukan perbuatan itu bersama dengan Sjamsul, Itjih dan eks Ketua Komite Kebijakan Sektor Keuangan Dorodjatun Kuntjoro Jakti.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up