JawaPos Radar

Olimpiade Remaja 2018

Hebat! Medali Olimpiade Remaja 2018 Didesain oleh Pemuda asal Ponorogo

09/10/2018, 13:19 WIB | Editor: Banu Adikara
Olimpiade Remaja 2018, Muhammad Farid Husein, Buenos Aires, Argentina
Muhammad Farid Husein, pemuda asal Ponorogo yang mendesain medali untuk Olimpiade Remaja 2018 (Instagram @faridhusen_)
Share this image

JawaPos.com - Indonesia merupakan satu dari sekian banyak negara yang mengirimkan para atletnya untuk bertanding di Olimpiade Remaja 2018 di Buenos Aires, Argentina pada 6-18 Oktober. Di balik event olahraga remaja terbesar di dunia itu, ada satu hal yang layak dibanggakan: medali yang digunakan merupakan desain anak bangsa.

Adalah Muhammad Farid Husein, pemuda asal Ponorogo, Jawa Timur yang merupakan desainer medali Olimpiade Remaja 2018. Buah tangannya tersebut dipakai oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) setelah ia memenangkan kompetisi desain medali untuk Olimpiade Remaja 2018 yang diadakan oleh IOC.

Pencapaian Farid pertama kali viral setelah akun Instagram @timindonesiaofficial mengunggah foto Farid bersalaman dengan Presiden IOC Thomas Bach. Sambil bersalaman, Farid juga terlihat memegang sebuah bingkai yang berisi tiga medali hasil desainnya.

Olimpiade Remaja 2018, Muhammad Farid Husein, Buenos Aires, Argentina
Presiden International Olympic Committee Thomas Bach memberikan penhargaan kepada Farid (Instagram @timindonesiaofficial)

Mengusung konsep kembang api sebagai simbol perayaan dan kemenangan, karya Farid ini sukses menyingkirkan 300 lawannya dari 50 negara lain. "Pemuda asal Indonesia pemenang desain medali Youth Olypic Mendapatkan hadiah dari presiden IOC Thomas Bach," tulis akun tersebut.

Atas prestasinya tersebut, Farid juga diundang hadir dalam pembukaan Olimpiade pada 6 Oktober kemarin. 

Farid sendiri ikut menjelaskan apa makna desainnya tersebut di akun Instagram pribadinya @faridhusen_. "Kembang api yang terbang ke langit memberikan refleksi bagaimana atlet muda mencapai impian mereka. Kembang api yang berkilauan juga memberikan refleksi bahwa kita berbeda, tujuan kita tetap mengharumkan nama bangsa," tulis Farid dalam caption foto medali yang didesainnya.

Uniknya, Farid yang saat ini tengah mengenyam pendidikan di Universitas Diponegoro bukanlah seorang mahasiswa desain. Kesehatan masyarakat adalah bidang yang tengah ia tekuni sekarang di kampusnya. 

Selama menduduki bangku SMA Negeri 1 Ponorogo, Farid yang merupakan putra dari Sulastri dan Juari ini memang dikenal punya hobi bermain aplikasi desain. Farid juga disebutkan hanya butuh waktu satu minggu untuk mendesain medali Olimpiade Remaja 2018.

(isa/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up