JawaPos Radar

Lanjutkan Penggeledahan, KPK Obok-obok DPKCPK Kabupaten Malang

09/10/2018, 13:15 WIB | Editor: Dida Tenola
Lanjutkan Penggeledahan, KPK Obok-obok DPKCPK Kabupaten Malang
Polisi dan Satpol PP tampak berjaga di depan pintu masuk kantor DPKCPK Kabupaten Malang, Selasa siang (9/10) (Tika Hapsari/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengobok-obok Kabupaten Malang. Lembaga anti rasuah itu melanjutkan penggeledahan, Selasa siang (9/10). Sasarannya adalah Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, di Kepanjen.

Berdasar pantauan JawaPos.com di lokasi, sejumlah aparat bersenjata lengkap tampak berjaga di area dengan kantor DPKPCK. Penggeladahan itu tertutup bagi awak media. "Barusan datang tim KPK berjumlah dua orang. Maaf tidak boleh masuk dulu," kata salah seorang petugas Satpol PP.

Suasana kantor DPKPCK terkini tidak seperti pada hari-hari sebelumnya. Nyaris tidak ada aktifitas di sana. Cenderung sepi.

Di depan pintu masuk, terlihat dua orang polisi berdiri tegap sambil menenteng senjata laras panjang. Keduanya hilir mudik, keluar masuk kantor berinterior minimalis modern itu. "Saya lihat tadi ada dua orang petugas KPK masuk. Katanya semua OPD diperiksa. Setahu saya seperti itu," ujar salah satu pegawai perempuan. 

Sampai berita ini ditulis, petugas KPK masih melakukan penggeledahan di dalam kantor. Belum ada satupun dari mereka yang keluar ruangan.

Sebagai informasi, usai menggeledah rumah dinas, pribadi dan ruang kerja Bupati Malang, Senin (8/10), petugas KPK menyita sejumlah barang bukti. Tampak petugas membawa koper besar warna merah. Mereka juga terlihat membawa kardus berisi dokumen. Entah apa isi dokumen tersebut.

Diduga penggeledahan ini terkait dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2011. Sebelumnya Bupati Malang Rendra Kresna sudah mengakui bahwa dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga menerima gratifikasi. "Status tersangka saya baca di BAP. Penggeledahan itu kan mengatakan bahwa saya sebagai tersangka kasus ini, nama Rendra Kresna,” beber Rendra.

 

(tik/JPC)

Alur Cerita Berita

Bupati Malang Dinilai Ksatria 09/10/2018, 13:15 WIB
Bupati Malang Mengaku Jadi Tersangka 09/10/2018, 13:15 WIB
KPK Geledah Pendopo Kabupaten Malang 09/10/2018, 13:15 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up