JawaPos Radar

Liga 1 2018

Pelatih Persebaya Berharap Tak Ada Lagi Tim yang Dirugikan Wasit

09/10/2018, 12:30 WIB | Editor: Agus Dwi W
persebaya surabaya
Djadjang Nurdjaman masih kecewa dengan kualitas wasit yang ada di Indonesia. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Persebaya Surabaya memang gagal meraih poin saat melakoni Derby Jawa Timur di kandang Arema FC, Sabtu (6/10) lalu. Bukan berarti kekalahan itu tidak menyisakan apa-apa. Salah satu yang tersisa dari laga itu adalah kekecewaan Persebaya atas kinerja wasit dalam pertandingan tersebut.

Dalam laga derby Jawa Timur, Persebaya dipaksa menelan pil pahit kalah 0-1 dari tim tuan rumah. Kekalahan tersebut sudah bisa dilupakan. Tapi, urusan kinerja wasit tetap mendapat perhatian khusus pelatih Djadjang Nurdjaman. Djanur mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit Dodi Setya Purnama.

Ya, pria kelahiran Majalengka itu menilai beberapa keputusan Dodi Setya berat sebelah. Bahkan dia sempat mengatakan Arema FC menang karena wasit. Namun meski kecewa, pihak Persebaya tidak berencana melayangkan surat protes kepada PT. LIB.

”Walaupun kami tahu kepemimpinan wasit kurang jeli dan merugikan kami, tidak ada niat untuk melaporkan. Tetapi kami memang kecewa,” ucap pria yang kerap disapa Djanur itu.

Nah, pada pekan ke-25, Persebaya akan menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Green Force juga punya kenangan buruk ketika bertandang ke markas Borneo FC, 11 Mei lalu. Saat itu Persebaya harus puas mencuri satu angka dari tim berjuluk Pesut Etam tersebut.

Padahal Rendi Irwan dkk berpeluang memetik poin penuh. Persebaya sempat unggul setelah Irfan Jaya mencetak gol pada menit ke-47. Namun striker Lerby Eliandry mampu membalas lewat sepakan penalti pada menit 66. Green Force kembali unggul lewat gol Ferinando Pahabol (78’). Sayang lagi-lagi Lerby mampu menyamakan kedudukan lewat sundulannya (86’).

Gol kedua Lerby inilah yang kemudian menjadi kontroversi. Pemain bernomor punggung 12 itu dinilai dalam posisi offside sebelum menyundul bola. Namun golnya tetap disahkan oleh wasit Musthafa Umarella.

Tak ingin kejadian yang merugikan timnya itu terulang kembali, Djanur berharap kinerja wasit semakin diperbaiki. ”Kan sudah punya komite wasit, dari Jepang juga. Seharusnya penugasan wasit benar-benar ditegaskan untuk lebih fair, jeli, dan tidak merugikan tim,” jelas mantan pelatih Persib Bandung itu.

Sementara itu, kemarin sore Green Force sudah kembali menjalani sesi latihan di Stadion Gelora Bung Tomo. Ini merupakan latihan perdana setelah kekalahan atas Arema pada duel derby Jatim. Dalam sesi latihan tersebut, Izaac Wanggai dan Rapahel Maitimo menjalani latihan terpisah. Sedangkan OK John yang absen dalam latihan sepekan terakhir, sudah terlihat bergabung.

”Secara mental saya pikir sudah pulih, memang ada tekanan tetapi saya pikir masih aman tidak ada trauma,” tutur Djanur. ”Secara tim memang belum 100 persen. Tetapi OK John progresnya sangat bagus. Tadi (kemarin, Red) dia juga ikut latihan full.” 

(nia)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up