JawaPos Radar

Liga 1 2018

Skuad Persebaya Main Bertahan Lawan Arema, Djanur Punya Alasannya

09/10/2018, 10:59 WIB | Editor: Agus Dwi W
persebaya surabaya
Djadjang Nurdjaman akui timnya bermain bertahan meski tak diberi instruksi saat lawan Arema. (Official Persebaya)
Share this image

JawaPos.com – Persebaya Surabaya sudah bisa melupakan kekalahan di Malang. Menurut pelatih Djadjang Nurdjaman, mental para pemain Persebaya sudah kembali normal. Selain itu, Persebaya juga siap menjamu Borneo FC, Sabtu (13/10) nanti.

Persebaya sudah berlatih secara normal pada Senin (8/10) sore. Sesi latihan tersebut dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Selasa (9/10) sore ini, Persebaya dijadwalkan berlatih di Stadion Jenggolo, Sidoarjo.

“Secara mental sudah kembali pulih. Walaupun ada tekanan di selama di Malang, tetapi tidak membuat trauma dan segala macamnya,” ungkap Djadjang kepada awak media.

Djadjang juga telah menyampaikan hasil evaluasi pelatih atas kekalahan di Malang. Pasalnya, tak seperti pertandingan-pertandingan lain, Persebaya minim serangan dan cenderung memaksa hasil imbang tanpa gol. Sayang mereka akhirnya kecolongan.

“Evaluasi sudah saya sampaikan. Kami bisa mengimbangi mereka pada babak pertama. Pada babak kedua, mungkin mereka bermain secara naluriah, sebab tidak ada instruksi dari kami untuk bertahan,” jelasnya.

Pelatih yang akrab disapa Djanur ini menambahkan, “Mungkin secara naluri mereka ingin mempertahankan situasi 0-0. Sehingga lawan lebih menekan kami.”

Dengan kekalahan tersebut, Persebaya pun untuk sementara tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Liga 1 2018. Dengan koleksi 29 poin posisi Persebaya masih bisa terpeleset ke zona degradasi yang berjarak dua poin saja.

(saf/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up