JawaPos Radar

Penggeledahan di Malang, KPK: Pengembangan Perkara

08/10/2018, 23:43 WIB | Editor: Budi Warsito
Penggeledahan di Malang, KPK: Pengembangan Perkara
Koper merah yang dibawa tim KPK saat keluar dari rumah pribadi Rendra Kresna. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah tempat di Malang, Senin (8/10) malam. Kali ini, rumah dinas dan rumah pribadi Bupati Malang, Rendra Kresna dan ruang kerjanya yang menjadi sasaran.

Tak hanya itu saja, kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) di kompleks Pendopo Agung, Kota Malang juga ikut digeledah.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah angkat bicara soal hal ini. Dia mengakui bahwa, KPK tengah melakukan kegiatan di Malang. "Tim memang sedang ditugaskan di Malang," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (8/10).

Hanya saja dia menegaskan, penggeledahan KPK di Malang bukan untuk pemeriksaan."Tapi bukan untuk pemeriksaan. Melainkan kegiatan pengembangan perkara yang sedang dilakukan di sana (Malang)," katanya.

Namun, ketika ditanya soal hasilnya, Febri tidak bisa membeberkan lebih lanjut. Alasannya, karena tim masih bekerja di lapangan. Sehingga dia belum mendapatkan informasi rinci.

"Belum bisa informasi rinci. Tapi ada beberapa lokasi yang didatangi oleh KPK," tegas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK mendatangi beberapa lokasi. Mulai kantor pemerintahan serta rumah dinas dan pribadi Bupati Malang. Penggeledahan dilakukan sejak pukul 17.00 dan berkahir sekitar pukul 21.25.

Pasca menggeledah rumah pribadi Rendra di Desa Genitri, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, tim KPK tampak keluar dengan membawa satu koper besar warna merah. Selain itu, mereka juga membawa satu kardus. Namun tidak diketahui apa isi dari barang-barang yang dibawa keluar oleh KPK.

(tik/JPC)

Alur Cerita Berita

Bupati Malang Dinilai Ksatria 08/10/2018, 23:43 WIB
Bupati Malang Mengaku Jadi Tersangka 08/10/2018, 23:43 WIB
KPK Geledah Pendopo Kabupaten Malang 08/10/2018, 23:43 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up