JawaPos Radar

Rupiah Anjlok Hampir Rp 15.200 per USD, ini Kata Sri Mulyani

08/10/2018, 22:57 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Rupiah Anjlok Hampir Rp 15.200 per USD, ini Kata Sri Mulyani
Pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bali (Fedrik Tarigan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah. Kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat rupiah berada di level Rp 15.193 per USD.

Menanggapi hal itu, pemicu semakin lemahnya rupiah lantaran yield 10 tahun bond di AS terus meningkat di atas 3,4 persen. Dinamika itu kemudian membuat nilai tukar sulit untuk perkasa.

"Ini unpresidented selama ini, jadi kita melihat dinamika ekonomi AS itu masih sangat mendominasi dan pergerakannya cepat sekali, kalau dulu tresshold psikologisnya 10 tahun bonds AS 3 persen jadi pas mereka mendekati 3 persen memunculkan apa yang disebut reaksi dari seluruh nilai tukar dan suku bunga internasional, sekarang sudah lewat 3 persen," ujarnya di Nusa Dua, Bali, Senin (8/10).

Rupiah Anjlok Hampir Rp 15.200 per USD, ini Kata Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Hendra Eka/JawaPos.com)

Selain itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini kembali menegaskan jika pemerintah harus melakukan penyesuaian dari dampak kebijakan ekonomi AS. Hal itu perlu dilakukan agar nilai tukar dan perekonomian dalam negeri tetap stabil.

"Jadi kita memang kita sudah sampaikan berkali-kali, dihadapkan lingkungan dunia di mana kenaikkan suku bunga global terutama AS itu pasti terjadi, dan mungkin akan lebih cepat, oleh karena itu harus dilakukan melakukan penyesuaian," tuturnya.

"Penyesuaian itu juga dalam bentuk nilai tukar yang dalam hal ini fleksibel, memang kita harus berhati-hati dari sisi speed-nya, namun bahwa fleksibiliatas dari nilai tukar tidak bisa dihindarkan, dia merupakan bagian dari respon selingkungan global yang masih terus berjalan," pungkas Sri Mulyani.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up