JawaPos Radar

Ari Tewas Diduga Akibat Peluru Nyasar, Ini lPenjelasan Kapolda Sumsel

08/10/2018, 22:07 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Ari Tewas Diduga Akibat Peluru Nyasar, Ini lPenjelasan Kapolda Sumsel
Jenazah korban saat dibawa ke RS Bhayangkara Palembang (Alwi Alim/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ariansyah alias Ari, 23, ditemukan tewas dengan kondisi luka tembak di leher kiri belakang. Diduga akibat peluru nyasar milik anggota kepolisian, Senin (8/10).

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain mengatakan berdasarkan laporan dari Polres Ogan Ilir (OI), memang di lokasi tepatnya di daerah Lorong Family Setia, 7 Ulu terjadi penggerebekan terhadap tersangka pembunuhan yang bernama Sukri alias Mamang yang dilakukan oleh Polsek Pemulutan OI dengan menerjunkan 14 anggota yang dipimpin Kapolsek Pemulutan.

Anggota Polsek ini kemudian mendatangi rumah bilyard. Sesampainya dilokasi semua orang yang berada di rumah bilyard tersebut berlarian.

"Dari versi polisi disana ada yang membawa pisau dan mengacungkannya depan polisi. Kemudian, polisi pun langsung memberikan tembakan peringatan hingga akhirnya seluruh orang disekitar berlarian," katanya saat ditemui di Mapolda Sumsel, Senin (8/10).

Tiba-tiba, pada pukul 07:30 WIB, Polresta Palembang mendapatkan laporan dari keluarga korban, bahwa keponakannya yang bernama Ariansyah telah menjadi korban diduga peluru nyasar. Kemudian, Polresta Palembang pun mendatangi lokasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum.

"Saat ini kami telah menurunkan tim untuk menyelidiki kasus ini dari Propam dan Labfor Polda Sumsel," terangnya.

Jika nantinya memang terbukti bersalah maka tentunya akan diproses karena hal ini merupakan sebuah kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Meskipun begitu, tentunya harus ada pembuktian dengan dilakukannya penyelidikan dengan begitu dapat diketahui peluru tersebut dari mana asalnya.

Menurut Kapolda, seharusnya kalau memang pada saat penggerebekan ada yang tertembak maka dibawa ke rumah sakit. Tapi, mungkin bisa saja korban saat tertembak masih berlari sehingga akhirnya ditemukan tewas. Karena itu, perlu penyelidikan yang benar-benar terbuka dan transparan dalam kasus ini.

"Atas kejadian ini kami Polda Sumsel beserta jajaran turut berbela sungkawa kepada korban yang mungkin salah tembak ini," tutupnya. (lim)

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up